Minggu , 22 September 2019
Home / Daerah / Lebong / Usut Pajak Kendaraan Dinas

Usut Pajak Kendaraan Dinas

Mustarani Abidin

PELABAI – Tingginya angka tunggakan pajak kendaraan dinas (kendaraan dinas) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, menimbulkan kecurigaan. Tokoh pemuda Kabupaten Lebong, Rahmat Hidayat meminta aparat penegak hukum di Kabupaten Lebong mengusut masalah tunggakan pajak kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Lebong.

‘’Setiap tahun, pemeliharaan dan pajak kendaraan dinas selalu dianggarkan dalam APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dikemanakan uangnya kalau faktanya banyak pajak kendaraan dinas yang menunggak,’’ kata Rahmat.

Ia sanksi jika semua kendaraan dinas yang mati pajak itu merupakan kendaraan dinas yang sudah dihibahkan atau telah dilelang namun belum dihapus dari aset. Termasuk permasalahan pinjam pakai dan hibah kendaraan dinas, juga perlu ditelusuri. Terindikasi beberapa kendaraan dinas yang dipinjam pakaikan atau dihibah ke pihak lain itu, pajaknya masih ditanggung Pemkab Lebong. ‘’Jangan sampai kendaraan dinasnya dipakai instansi atau perorangan di luar Pemkab Lebong, pajaknya masih ditanggung APBD,’’ papar Rahmat.

Dikonfirmasi, Sekda Kabupaten Lebong, H. Mustarani Abidin, SH, M.Si mengaku permasalahan tunggakan pajak kendaraan dinas yang disebut-sebut mencapai Rp 733 juta itu telah dibahas Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Tindak lanjutnya, Pemkab Lebong telah memerintahkan Bidang Aset, Badan Keuangan Daerah (BKD) menginventarisir kendaraan dinas yang mati pajak. ‘’Saya sudah meminta Bidang Aset mendata 496 kendaraan dinas yang dikatakan pihak Samsat menunggak pajak,’’ tukas Mustarani.

Terindikasi, kendaraan dinas yang menunggak pajak itu didominasi kendaraan dinas yang sudah dihibahkan ke instansi vertikal atau pemerintah desa serta kendaraan yang sudah dilelang. Khusus kendaraan dinas yang masih sah milik Pemkab Lebong akan dianggarkan tunggakan pajaknya dalam APBD 2020. ‘’Kami sangat yakin tunggakan pajak kendaraan dinas yang menjadi tanggung jawab Pemkab Lebong tidak sebesar yang disampaikan pihak Samsat,’’ papar Mustarani.

Sementara Kabid Aset, BKD Kabupaten Lebong, Rizka Putra Utama, M.Si belum bisa dikonfirmasi. Alhasil belum diketahui pasti jumlah kendaraan dinas Pemkab Lebong saat ini. Namun sesuai data BKD per Maret 2018, jumlah aset bergerak milik Pemkab Lebong mencapai 613 unit. Meliputi 427 motor dinas (tornas) dan 186 mobil dinas (mobnas). (sca)

Berita Lainnya

Desak Pemerintah Kabupaten Tutup Galian C Suami Dewan

PELABAI – Tokoh masyarakat Kabupaten Lebong, Rozi Antoni mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menyegel tambang ...

error: Content is protected !!