Minggu , 22 September 2019
Home / Daerah / Lebong / Cetak KIA, Gandeng Desa dan Dikbud

Cetak KIA, Gandeng Desa dan Dikbud

TARGET : Para pelajar SD yang ada di Lebong akan didata guna penerbitan KIA. (foto: aris/rb)

PELABAI – Guna menembus target, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lebong menggandeng pemerintah desa (pemdes) dan kelurahan dalam penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA). Termasuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). ‘’Tahun ini target KIA di Lebong mencapai 25 ribu, namun yang tercapai baru belasan ribu,’’ kata Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Lebong, Elva Mardiana, S.IP, M.Si.
Dalam kerja sama itu, setiap desa melalui Kepala Urusan (Kaur) Bidang Pemerintahan diwajibkan mengumpulkan data dan persyaratan anak wajib KIA di wilayahnya masing-masing. Namun hanya difokuskan untuk anak usia pra sekolah serta putus sekolah. ‘’Kalau untuk anak usia sekolah, kami sudah meminta Dikbud jemput bola ke sekolah-sekolah,’’ ungkap Elva.
Dijelaskannya, anak yang masuk kategori wajib KIA adalah anak dengan usia 0 hingga 17 tahun kurang 1 hari. Teknis pencetakan KIA, setiap pemohon melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua, Kartu Keluarga (KK) serta akta kelahiran anak. Khusus anak di atas 5 tahun, wajib dicantumkan pas fotonya. ‘’Kalau anaknya belum berusia lima tahun tidak perlu menyerahkan pas foto,’’ terang Elva.
Sama halnya dengan KTP bagi dewasa, KIA merupakan kartu identitas anak yang akan diberlakukan dalam sejumlah persyaratan pelayanan admninistrasi. Diantaranya syarat masuk sekolah. Termasuk syarat untuk mendapatkan pelayanan transportasi umum. Baik darat, laut maupun udara. ‘’Ke depan KIA juga menjadi syarat pelayanan perbankan, misalnya membuat rekening,’’ tutur Elva.
Sejauh ini, Dukcapil masih menunggu laporan data anak wajib KIA dari 93 desa dan 11 kelurahan. Termasuk menunggu laporan data dari 98 Sekolah Dasar (SD) dan 24 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di Kabupaten Lebong. Masyarakat yang ingin mengurus pencetakan KIA, tidak harus langsung mendatangi Dukcapil. Bisa melalui perangkat desa maupun kelurahan atau sekolah tempat anak bersangkutan menempuh pendidikan. (sca)

Berita Lainnya

Desak Pemerintah Kabupaten Tutup Galian C Suami Dewan

PELABAI – Tokoh masyarakat Kabupaten Lebong, Rozi Antoni mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menyegel tambang ...

error: Content is protected !!