Sabtu , 19 Oktober 2019
Home / Berita utama / Koalisi Pilgub Buyar

Koalisi Pilgub Buyar

BENGKULU – Sejumlah partai politik yang memiliki banyak kursi di DPRD Provinsi Bengkulu lebih memprioritaskan kadernya untuk maju sebagai calon gubernur. Rencana bakal kandidat dengan sedikit kursi untuk maju menjadi orang nomor satu diusung parpol terancam kandas.

Diantaranya Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan yang digadang-gadang maju Pilgub. Selama ini ia diprediksi akan diusung PAN (2 kursi), Gerindra (6 kursi), dan PKS (3 kursi) dengan total perahu 11 kursi. Koalisi pun dikabarkan buyar.

Informasi terbaru Partai Gerindra ingin mengusung kader sendiri maju sebagai calon gubernur. Seperti disampaikan Sekretaris DPD Gerindra Bengkulu, Suharto. Ia mengatakan sudah mulai bergerak cukup lama bahkan sudah siap semua namun masih secara tertutup. Gerindra akan memprioritaskan kader terbaik untuk diusung dalam pertarungan perebutan kursi nomor satu di Provinsi Bengkulu pada 2020 nanti.

Ia mengatakan bahwa Partai Gerindra bisa diibaratkan mempunyai perahunya sendiri untuk menyebrang lautan dan maju peperangan. Pribahasa tersebut ia katakan karena mau menggandeng siapa saja Gerindra akan tetap kokoh. Beberapa tokoh yang akan diusung dalam memperebutkan kursi adalah Susi Marleny Bachsin, Suharto, Junaidi dan kader-kader lainnya.

Bahkan ia siap jika diusung maju menjadi Cagub karena sudah mengantongi berbagai pengalaman mulai dari tiga periode menjadi unsur pimpinan DPRD dan berbagai modal lainnya. Namun untuk kepastian siapa yang diusung masih menunggu keputusan DPP Gerindra.  Namun semua kader dari Gerindra dipastikan semuanya siap mengembang tugas tersebut. Untuk koalisi pihaknya tidak neko-neko, partai apapun pihaknya akan menerima apabila memiliki visi dan misi yang sama yakni kemajuan Provinsi Bengkulu

“Kalau untuk tempur kami siap. Kami siap membikin gebrakan, siapapun yang diusung maju akan kita dukung sepenuhnya, bahkan jika saya yang diusung pun saya siap, saya sudah berpengalaman, modal ada, tampang ganteng ada. Apalagi yang saya kurang,” kata Suharto.

Ketua Tim Lima PAN yang juga Wakil Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu, Dediyanto mengatakan bahwa memang kader dari Gerindra tersebut merupakan yang terbaik dan sudah teruji dalam proses Pileg. Gerindra merupakan sahabat dari PAN sehingga bisa jadi dalam perjalanannya nanti akan bareng-bareng seperti halnya di Kota Bengkulu dengan kursi nomer 1 dan nomer 2 dipegang oleh PAN dan Gerindra. Pihaknya meyakini kalau jodoh tidak akan kemana apalagi Gerindra dan PAN memiliki visi dan misi yang sama. Ia berharap dari Gerindra muncul kader karena semuanya potensial dan kader tersebut bergandengan dengan PAN. Sementara itu, untuk indikasi menggunakan jalur independen kemungkinan cukup besar. Karena hingga sekarang banyak sekali KTP-KTP yang dikirim ke kantor DPW PAN dari masyarakat langsung untuk mendukung dan meminta Helmi Hasan maju dalam Pilgub 2020.

“Soal siapa nomer 1 siapa nomer 2 itu kita lihat nanti prosesnya. Kita lihat dahulu perkembangannya nanti, kita harap Gerindra dan PAN tetap bergandengan,”pungkasnya

Sementara itu, Ketua DPD PDIP Provinsi Bengkulu, Elva Hartati mengatakan mulai hari ini (9/9) PDIP sudah membuka penjaringan untuk bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur. Penjaringan tersebut terbuka bagi siapapun termasuk di luar kader PDIP. Meskipun PDIP tidak akan memaksakan kadernya maju sebagai balon gubernur akan tetapi PDIP tetap memprioritaskan kader terbaiknya untuk juga ikut dalam bursa Pilgub 2020 nanti. Beberapa nama kader yang bakal diusung yakni Rosjonsyah, Dadang Mishal. Dengan 7 kursi yang diraih pada pemilu legislatif DPRD provinsi kemarin, PDIP membuka peluang bagi parpol manapun untuk berkoalisi. Nantinya calon yang diusung PDIP serta koalisasi PDIP akan melewati berbagai survei dan penjaringan. Tentunya survei tertinggilah yang akan dipilih.

“Mulai hari ini kita buka penjaringan untuk Pilgub 2020, siapapun boleh mendaftar, namun kita mengupayakan ada kader kita yang ngait, tidak dapat di gubernurnya ya di wakilnya,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Bengkulu Samsu Amanah mengatakan bahwa pihaknya sudah pasti mengusungkan Rohidin Mersyah pada Pilgub 2020 nanti. hal itu dikarenakan pembicaraan baik di tingkat DPD I maupun DPD II di Provinsi Bengkulu sudah bulat untuk mengusung Rohidin. Bahkan sudah terkoneksi pula oleh DPP Golkar namun tinggal mekanismenya saja yang belum dijalankan. Rencananya di akhir September ini akan dibuka penjaringan untuk calon yang diusung oleh Golkar melalui hasil verifikasi oleh tim penjaringan. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan berbagai ketua parpol lainnya seperti Nasdem, Hanura, PPP dan lainnya.

“Kalau pembicaraan di DPD I dan II sudah fix kita ngusung Rohidin, namun tetap ada mekanisme yang dilalui yakni penjaringan calon, itu akan kita buka pada akhir September ini,”tutupnya.

Sebelumnya mantan Gubernur Bengkulu, Agusrin juga dikabarkan sudah siap maju. Dengan bermodalkan 10 kursi di DPRD Provinsi Benglulu. Seperti Demokrat (5 kursi), PKB (4 kursi), PPP (1 kursi). Total 10  kursi. (cup).

Berita Lainnya

Wujudkan SDM Unggul, AHM Gelar Kompetisi Siswa dan Guru SMK se-Indonesia

JAKARTA- PT Astra Honda Motor (AHM) menguji keterampilan siswa serta para guru Sekolah Menengah Kejuruan ...

error: Content is protected !!