Kamis , 19 September 2019
Home / Metropolis / Penyaluran Gas Subsidi Harus Tertutup

Penyaluran Gas Subsidi Harus Tertutup

BENGKULU – Penyaluran gas subsidi 3 kilogram (kg) harus dilakukan secara tertutup. Hal ini dikarenakan penyaluran gas subsidi itu masih dibilang belum sesuai peruntukannya. Itu karena masih banyaknya masyarakat mampu yang masih bisa membeli dan memanfaatkan LPG subsisi 3 KG yang peruntukannya untuk masyarakat kurang mampu.

Pakar Ekonomi Universitas Bengkulu, Prof Kamaludin MM mengatakan bahwa penyaluran tabung gas subsidi 3 kg hingga saat ini belum tepat sasaran karena masih ditemukan masyarakat mampu yang memanfaatkanya. Bahkan, para agen dan pengecer juga mengambil bagian demi meraih banyak keuntungan dari jual beli ga susbsidi tersebut.

Tabung gas subsidi 3 kg masih dinikmati oleh seluruh masyarakat karena diperjual belikan secara bebas, berbeda dengan subsidi listrik yang lebih tepat sasaran. Oleh karena itu, ia menilai penyaluran subsidi listrik jauh lebih baik dan tertata dibandingkan dengan penyaluran gas subsidi 3 kg. Untuk itu pihaknya menyarakan agar penyaluran gas subsidi 3 kg bisa dilakukan secara tertutup seperti subsidi listrik.

“Subsidi listrik itu sudah dicocokan dengan by name, by address, kalau LPG kan tidak tau data pembelinya, untuk itu coba diterapkan penyaluran secara tertutup agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah seharusnya mendata masyarakat yang benar-benar miskin. Apalagi proses pendataan juga bukanlah suatu hal yang sulit karena beberapa BUMN seperti PLN sudah bisa melakukan hal tersebut. Mekanisme distribusi harus dibangun tepat sasaran. Kalau ini bisa dilakukan ke listrik subsidi maka seharusnya juga bisa dilakukan untuk LPG subsidi.

“Kan bisa menggunakan data masyarakat miskin,tentunya hal itu lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Region Manager Communication dan CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf mengaku masih sulit untuk menyalurkan gas subsidi 3 kg dengan tepat sasaran sesuai dengan Undang-Undang(UU). Padahal, di UU dituliskan yang berhak menerima gas subsidi adalah masyarakat miskin.

Bahkan pihaknya juga sudah memberikan sanksi kepada retail yang menjual kepada masyarakat umum. Namun semua itu sulit. Oleh karena itu, Ia berharap penyaluran secara tertutup bisa segera dilakukan agar penyaluran tepat sasaran. Hal itu masih susah dikarenakan yang menggunakannya bukan hanya masyarakat miskin tapi juga pedagang eceran dan masyarakat umum. Fakta di lapangan hampir semua lapisan masyarakat bisa membeli gas subsidi itu.

“Kita terus berupaya tingkatkan pengawasan, namun sepertinya kita akan mencoba menerapkan penyaluran tertutup guna pendistribusiannya tepat sasaran,” tutupnya.(cup)

Berita Lainnya

Tingkatkan Literasi Inklusi Keuangan, 10.000 Pelajar Aktivasi Polis Asuransi

BENGKULU– Untuk meningkatkan angka literasi keuangan di Provinsi Bengkulu, Lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan ...

error: Content is protected !!