Rabu , 20 November 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / BPOM Pantau Makanan Hingga ke Desa-desa

BPOM Pantau Makanan Hingga ke Desa-desa

UJI: Tim BPOM bersama Dinas Koperindagkop UM Bengkulu Selatan mendatangi desa untuk menguji keamanan makanan dari bahaya formalin.(foto: rio/rb)

KOTA MANNA – Tim Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu dan Dinas Koperasi Perindustrian, Perdagangan dan Usaha Mikro (Koperindag) Bengkulu Selatan (BS) Senin (9/9) melakukan pengawasan hingga ke desa-desa.

Ini dilakukan, untuk memastikan masyarakat  aman dari makanan dan obat yang mengandung bahan-bahan yang berbahaya, serta berisiko bagi kesehatan masyarakat.

Adapun desa-desa yang didatangi tim, yakni Desa Lubuk Sirih Ilir Kecamatan Manna, dan kemudian lanjut ke Desa Ketaping Kecamatan Manna dan Desa Air Sulau Kedurang Ilir.

Ketua Tim BPOM Bengkulu, Drs. Evni Jasril, Apt, MM mengatakan pihaknya akan memeriksa sejumlah makanan serta jajanan yang dijual warung-warung, kantin sekolah. Minimarket, retail dan pasar.

‘’Tujuannya tak lain untuk menguji makanan yang dijual apakah adanya bahan-bahan yang membahayakan terhadap kesehatan.  Misalkan boraks, formalin, zat pewarna, maupun yang lainnya,” jelas Evni.

Dijelaskan, ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan yang dijual serta disediakan oleh para penjual untuk masyarakat, apakah aman untuk dikonsumsi.

Kabid Perdagangan Dinas Koperindag  dan UM Bengkulu Selatan, Rustam Affandi mengungkapkan tiga desa yang dikunjungi tim BPOM itu berkesempatan untuk dapat mewakili Provinsi Bengkulu  di tingkat nasional pada ajang lomba Keamanan Pangan Desa tahun 2019. “Semua dilibatkan, seperti dari unsur Karang Taruna, PKK, dan guru,” terang Rustam.

Ditambahkannya kegiatan pengawasan makanan dan obat ini, akan berlangsung selama tiga hari (dari tanggal 9 – 11 September 2019). ‘’Ya selama tiga hari, nanti hasilnya akan kita sampaikan setelah selesai pengujian,” demikian Rustam.(tek)

Berita Lainnya

Dijanjikan Lulus CPNS, Tertipu Rp 510 Juta

KOTA MANNA – Satreskrim Polres Bengkulu Selatan kembali menerima laporan terkait dugaan penipuan CPNS yang ...

error: Content is protected !!