Minggu , 17 November 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Bupati : RSUD Tolong Siapkan Kotak Laporan

Bupati : RSUD Tolong Siapkan Kotak Laporan

BINCANG: Bupati Mukomuko berbincang dengan Direktur RSUD Mukomuko.(foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko mendapat instruksi khusus dari Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH. Mereka diperintahkan menyiapkan kotak laporan dan kepuasan masyarakat.

Mengingat RSUD merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pemkab Mukomuko. ‘’Direktur tolong siapkan kotak laporan untuk layanan dan kepuasan dari masyarakat,” kata bupati.

Tujuannya agar masyarakat memberi masukan, saran, pendapat dan lainnya terkait dengan pelayanan. Tak hanya layanan dari petugas administrasi, tetapi dari pelayanan medis serta pelayanan lainnya juga diutamakan.

‘’Tentu apa yang mereka lakukan mesti ada komplain dari masyarakat. Sehingga selalu bisa kita benahi,” imbuh bupati.

Untuk mastikan itu bupati menyatakan akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk melihat kualitas pelayanan. Siapapun yang kerja dan bertugas di RSUD Mukomuko, harus memahami dan mengaplikasikan layanan yang bagus.

“Dokter-dokternya sudah kita penuhi semua. 95 persen dokter spesialis sudah terpenuhi dan tinggal bagaimana kualitas pelayanan. Minggu-minggu berikut, kualitas pelayanan akan kita cek,’’ imbuh bupati.

Oleh karenanya, manajemen RSUD juga harus memperhatikan karier dari perawat dan SDM lainnya. Kualitas para medis harus selalu ditingkatkan. ‘’Karier perawat juga harus terpenuhi,” tegas bupati.

Sementqra itu Direktur RSUD Mukomuko dr. H. Tugur Anjastiko, menyebutkan SDM yang dimiliki sekarang, 124 perawat dan bidan, 10 dokter umum, 2 dokter gigi dan 12 dokter spesialis.

Terdiri dokter spesialis penyakit dalam 3 orang, kebidanan 2 orang, bedah 1 orang, anak 1 orang, dan patonologi 2 orang. Lalu dokter spesialis mata, paru, neurologi dan spesialis gigi yakni masing-masing 1 orang dokter spesialis.

‘’Mereka ini punya jadwal workshop, sesuai bisang masing-masing. Setahun sampai 2 kali. Standarnya 29 jam setahun, diperuntukkan untuk peningkatan pelatihan. Tapi karena kendala pembiayaan, kita kirimnya bergilir. Mana yang sudah diikutkan peningkatan kapasitas, mereka harus menularkannya ke kawan-kawan yang lain,” demikian Tugur.(hue)

Berita Lainnya

Vaksinasi HPR Tuntas November

MUKOMUKO – Vaksinasi Hewan Pembawa Rabies (HPR), ditarget rampung di November ini. Total, sudah 2.350 ...

error: Content is protected !!