Selasa , 19 November 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Bupati Sidak Proyek RSUD Rp 34,9 Miliar

Bupati Sidak Proyek RSUD Rp 34,9 Miliar

CEK: Bupati Mukomuko turun ke lapangan mengecek kegiatan pembangunan di RSUD Mukomuko, Senin (9/9).(foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko ketiban kegiatan fisik senilai Rp 34,9 miliar. Yakni bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 31,7 miliar, dan dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 3,2 miliar.

Dari DAK diperuntukkan untuk pembangunan instalasi farmasi dan gedung farmasi, gedung instalasi rawat jalan dan pembangunan sarana gedung intensif care unit (ICU). Semuanya dilaksanakan satu paket.

Pekejaan fisik ini dilaksanakan PT Burniat Indah Karya Kerjasama Operasi (KSO) dengan PT Affan Alvi Sejahtera. Dengan konsultan pengawas PT Cindelaras Karsa Padutama. Dan

Untuk DAU pekerjaannya pembangunan gedung rawat inap VIP dikerjakan CV Fajar Bhakti.

Untuk memastikan seluruhnya sesuai target, Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH, gelar inspeksi mendadak (Sidak), Senin (9/9). Bupati tiba di lokasi sekitar pukul 11.45 WIB.

Bupati didampingi Direktur RSUD Mukomuko, dr. H. Tugur Anjastiko dan para pejabat RSUD. Serta Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mukomuko, M. Zum, ST dan pihak kontraktor pelaksana.

“Kita mau melihat progres dari pembangunan ini. Kita ingin targetnya tercapai. Untuk waktunya cukup serta hasil dan kualitasnya bagus,” puji bupati.

Ditegaskan bupati, pengawas dan kontraktor harus bekerja dengan baik. Apalagi proyek ini sudah dalam pengawalan dan pengamatan Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Mukomuko.

‘’Pengawas dan kontraktornya harus bekerja dengan baik. Tuntas tahun 2019 ini, supaya tahun 2020 nanti bisa dimanfaatkan’’” kata bupati.

Hingga kemarin, realisasi pekerjaan sudah mencapai sekitar 47 persen. Diakui progres tersebut masih normal. Masih miliki waktu hingga Desember 2019. Tapi dari kontraktor diharapkan tidak terlena. Agar seluruhnya tuntas sesuai kontrak.

‘’Mudah-mudahan, karena sudah berkali-kali pembangunan di sini, kultur tanahnya sudah tahu betul. Perencanaan dan pembangunan disesuaikan dengan kondisi yang ada. Tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tak terjadi kendala seperti retak, turun dan lainnya,” tegas bupati.(hue)

Berita Lainnya

Bangun Gedung Olahraga, Kuras Dana Alokasi Khusus Rp 12,8 Miliar   

MUKOMUKO – Tahun 2020 Mukomuko akan bangun Gedung Olahraga refresentatip. Untuk merealisasikan venue olahraga itu, ...

error: Content is protected !!