Kamis , 19 September 2019
Home / Berita utama / Dorong Susi-Kopli Maju Pemilihan Gubernur

Dorong Susi-Kopli Maju Pemilihan Gubernur

BENGKULU – Politik itu dinamis, sewaktu-waktu bisa berubah. Sempat menggadang-gadang nama Walikota Bengkulu Helmi Hasan untuk maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020, namun DPW PAN Provinsi Bengkulu tiba-tiba membatalkan keputusannya. Helmi Hasan dikabarkan mundur dari bursa pencalonan gubernur.

Wakil Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu Dempo Xler mengatakan, batalnya pencalonan Helmi Hasan pada pilgub 2020 dikarenakan Helmi masih ingin menyelesaikan tugas dan kewajibannya sebagai Walikota Bengkulu yang habis tahun 2023. Sebagai penggantinya, DPW PAN tetap mengajukan kadernya sebagai calon wakil gubernur mendampingi Susi Marleny Bachsin Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu yang juga merupakan anggota DPR RI.

“Koalisi tetap dengan Gerindra, tapi ada perubahan calon yang bakal diusung. Kita usung ibu Susi dari Gerindra maju dan untuk wakilnya baru dari kader kita. InsyaAllah ini sudah 90 persen, 10 persennya lagi tinggal SK DPP,” ujar Dempo.

Rencana pengusungan Susi Marleny Bachsin ini sebagai calon gubernur dan pendampingnya dari PAN, menurut Dempo sudah dibicarakan dengan Sekreris DPD Gerindra Suharto. Suharto sendiri sudah setuju dan mendukung dengan rencana pengusungan calon ini. Selanjutnya PAN (2 kursi) dan Gerindra (6 kursi) tinggal mencari minimal 1 kursi lagi atau parpol yang memperoleh kursi di dewan provinsi agar bisa bisa mengusung pasangan calon.

“Dari PAN ada 2 nama untuk mendampingi ibu Susi, yaitu Kopli Ansori (Ketua DPD PAN Lebong) atau M Fikri Tohari (Ketua Himperra) tergantung dari restu DPP nanti. Kita ingin memunculkan figur barfu,” bebernya.

Kedua calon pasangan Susi-Kopli atau Susi-Fikri, menurutnya memenuhi kriteria pasangan calon dan wagub Provinsi Bengkulu. Mewakili dua suku besar yang ada di Provinsi Bengkulu. Susi sendiri merupakan politisi senior yang merupakan keturunan suku Serawai (asal Bengkulu Selatan) sementara Kopli atau Fikri berasal dari suku Rejang, suku terbesar di Provinsi Bengkulu.

“Susi-Kopli atau Susi-Fikri kalau menurut saya pasangan yang pas. Krietrianya saling melengkapi satu sama lain, satu politisi senior satu pengusaha. Juga satu Serawai dan satu Rejang,” terang Dempo.

ESD: NasDem Usung Kader

Sementara itu partai besutan Surya Paloh, NasDem juga memiliki rencana untuk mengajukan kader sendiri maju pada pilgub 2020. Seperti disampaikan oleh Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Bengkulu Erna Sari Dewi (ESD). Dengan perolehan 5 kursi, menurutnya, NasDem memiliki nilai tawar untuk memiliki kebijakan dalam mengusung calon gubernur.

“NasDem punya kader yang bagus-bagus dan potensial. Dan NasDem tentunya lebih mengutamakan kader dibandingkan yang lain untuk maju pada pilkada serentak 2020,” tukasnya.

ESD menambahkan NasDem akan membuka penjaringan pilkada termasuk pilgub. Rencananya penjaringan dibuka setelah kongres NasDem. Terkait kabar rencana berkoalisi dengan dengan Golkar pada pilgub, ESD mengaku belum tahu. “Kita tidak pernah meragukan kader-kader kita. Kita punya Pak Fery Ramli sebagai Ketua DPW yang kita nilai sangat berpotensi untuk maju,” tegasnya.

PDIP Perdana

Sementara itu DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu sejak kemarin sudah memulai penjaringan untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur. PDI Perjuangan menjadi parpol perdana yang membuka penjaringan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Provinsi Bengkulu. Berdasarkan pantauan RB, hari pertama sore kemarin, belum ada bakal calon yang mendaftar atau mengambil formulir pendaftaran ke sekretariat DPD PDI Perjuangan.

“Sudah dibuka penjaringan untuk calon gubernur dan wakil gubernur. Penjaringan bisa diikuti oleh kader PDIP maupun non kader. Calon yang akan kita usung melalui mekanisme dan tentunya persetujuan dari DPP,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bengkulu Elva Hartati. (key)

Berita Lainnya

Transformasi Perpustakaan Stakeholder Meeting

BENGKULU- Membangun kesadaran pentingnya perpustakaan, Rabu (18/9) digelar Stakeholder Meeting Provinsi Bengkulu. Acara yang berlangsung hingga Kamis ...

error: Content is protected !!