Selasa , 19 November 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Robohkan Pagar, Klaim Lahan Milik Pribadi

Robohkan Pagar, Klaim Lahan Milik Pribadi

DIROBOHKAN: Pagar SDN 16 Bengkulu Utara dirobohkan oleh Dahnial karena ia mengklaim pagar tersebut dibangun di atas lahan miliknya.(foto: shandy/rb)

ARGA AKMUR – Polres Bengkulu Utara sudah memeriksa Dahnial, warga Desa Lubuk Saung, Kecamatan Arga Makmur. Ia menjadi terlapor perusakan pagar beton SDN 16 Bengkulu Utara yang dilaporkan Dispendik Bengkulu Utara ke polisi.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat AKP. Jery S Nainggolan, S.IK menerangkan dalam pemeriksaan Dahnial mengakui ia yang merobohkan pagar SD tersebut. Hal itu dilakukannya karena ia akan membangun ruko dan merasa lahan tersebut adalah lahan miliknya.

“Terlapor mengatakan lahan itu miliknya. Namun ia mengakui pagar itu milik SDN 16 yang dibangun pemerintah,” terangnya.

Ia menegaskan polisi tidak berwenang memutuskan atau menyelidiki terkait persengketaan lahan tersebut. Namun polisi fokus melakukan penyelidikan mengenai perusakan pagar SD yang dilaporkan Dinas Pendidikan. “Mengenai sengketa lahan itu bukan wewenang kita. Kita fokus pada kasus pidana perusakan yang dilaporkan,” katanya.

Polres Bengkulu Utara akan memeriksa beberapa pejabat terkait sebagai saksi. Hal ini untuk mengetahui atau mencari data mengenai kebenaran bahwa pagar tersebut dibangun  oleh pemerintah dan di atas lahan pemerintah sesuai dasar yang dimiliki pemerintah. “Kita juga sudah mengecek ke lokasi pagar yang menjadi objek laporan. Di depan pagar sudah berdiri ruko milik terlapor,” jelas Kasat Reskrim.(qia)

Berita Lainnya

Kembangkan Sumber Daya Manusia Desa

ARGA MAKMUR – Selain menyelesaikan pelaksanaan Dana Desa tahap tiga yang kini masih berjalan, 215 ...

error: Content is protected !!