Kamis , 19 September 2019
Home / Berita utama / Tingkatkan Daya Saing Daerah

Tingkatkan Daya Saing Daerah

MEMUKAU: Ribuan masyarakat melihat Tabut Besanding di Lapangan Merdeka View Tower Kota Bengkulu, Selasa malam (9/9). (foto: yudi/rb)

BENGKULU – Festival Tabut 2019 sudah memasuki akhir acara. Festival yang dimulai sejak 1 Muharram hingga 10 Muharram menampilkan berbagai kegiatan menarik dan diakhiri dengan prosesi Tabut Besanding di Lapangan Merdeka Kota Bengkulu. Ribuan masyarakat Kota Bengkulu dan sekitarnya pun tumpah ruah menghadiri perayaan penutupan Festival Tabut 2019.

Itu terlihat dari keramaian bahkan kemacetan yang mencapai beberapa kilometer dari lokasi Tabut diselenggarakan. Sebelum prosesi Tabut Besanding, KKT menggelar ritual tabut naik puncak bersama dengan jajaran Polda Bengkulu yang menabuhkan dhol.

Gubernur Bengkulu, H Rohidin Mersyah MMA diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti mengatakan festival merupakan sarana komunikasi dan sebuah pengakuan identitas budaya. Saat ini Provinsi Bengkulu sedang masuk dalam tahap perkembangan sehingga tidak menampik kemungkinan adanya pergeseran budaya-budaya lokal. Oleh karena itu, untuk mencegahnya perlu adanya upaya penyelenggaraan secara konsisten dalam melaksanakan sebuah festival budaya. Hal ini lantaran festival bukan hanya sebatas kegiatan semata. Namun sebagai sarana promosi dan peningkatan ekonomi masyarakat. Hal ini mendorong produk dan kerajinan lokal serta kemajuan industri kreatif. Salah satu kemajuan industri kreatif adalah wisata kuliner seperti makanan dan minuman seperti kopi khas bengkulu yang menggugah wisatawan untuk berkunjung. Tentunya hal ini membutuhkan waktu dan proses yang terus menerus dan tentu saja membutuhkan kreatifas dan inovasi dalam pengkemasannya dalam bentuk paket wisata konveksi.

“Tentu saja hal ini harus juga didorong oleh profesionalisme para pelaku budaya dan wisata di Provinsi Bengkulu,” kata Sekda.

Ia menambahkan, diharapkan kegiatan festival dapat terus ditingkatkan kualitasnya dan dapat diikuti event-event lainnya sehingga Bengkulu banyak event yang masuk dalam Top Wonderfull Indonesia dan secara rutin dilaksanakan setiap bulannya. Tentunya dengan banyak event yang masuk Top Wonderful Indonesia dapat menjadi kekuatan daya tarik menuju kejayaan visit Wonderfull 2020 sebagai momentum kebangkitan pariwisata provinsi bengkulu yang dapat meningkatkan daya saing daerah.

“Kalau banyak event yang masuk dalam Wonderfull Indonesia tentunya Provinsi Bengkulu akan dikenal secara luas baik nusantara maupun mancanegara, ini untuk menunjang momentum kebangkitan pariwisata bengkulu pada 2020 nanti,” tutupnya.

Ditambahkan, Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Supratman mengatakan Festival Tabut merupakan acara sakral yang harus tetap dilestarikan. Untuk itulah, ia bersama jajaran dari Polda Bengkulu siap dalam mensupport sepenuhnya KKT dan Festival Tabut. Hal itu lantaran polisi juga peduli terhadap budaya dan kelestariannya. Menurutnya festival tahun ini semuanya lancar dengan baik dan ia berharap Festival Tabut ini tetap masuk dalam jajaran Top 100 Wonderfull Indonesia kedepannya.

“Saya berharap perayaan Tabut terus dapat masuk top 100 Wonderful Indonesia, saya dan jajaran Polda peduli dalam budaya dan siap ikut serta,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata(Dispar) Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan, mengatakan kegiatan ini bisa dibilang sukses total karena semua kegiatan lancar mulai dari awal hingga akhir tanpa adanya kendala. Namun pihaknya tetap akan melakukan evaluasi beberapa hal yang dinilai belum maksimal. Adapun beberapa hal yang belum maksimal yakni pengelolaan sampah, parkir dan beberapa lainnya. Untuk itulah, evaluasi dilaksanakan guna mencari inovasi kedepannya sehingga festival tabut 2020 nanti lebih baik lagi dari tahun ini. Bahkan, bisa dilihat sendiri masyarakat yang datang mengunjungi festival tabut sungguh ramai diminati baik dari dalam daerah maupun dari luar daerah. Harapan kita bisa event ini kedepannya bisa masuk dalam Top 20 Calender of Event(CoE).

“Sesuai kacamata kami, event ini sukses kita gelar, namun ada beberapa hal yang akan kita evaluasi untuk acuan event tabut selanjutnya sehingga bisa lebih baik lagi,terima kasih atas semua pihak terhadap kelancaran event ini”tutupnya.

Ketua Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) Bengkulu, Syiafril Syahbudin mengatakan persiapan pada tahun selanjutnya harus disiapkan lebih awal beberapa bulan sebelumnya dari penyelenggaraan Festival Tabut. Hal ini untuk menjamin kesiapan dan mengatasi semua masalah yang terjadi saat pelaksanakaan Festival Tabut.

“Tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, namun masih perlu perbaikan dan pada tahun selanjutnya harus dipersiapkan lagi lebih awal sehingga menjadi lebih baik lagi Festival Tabut ini,” tutupnya.

Selain itu saat acara penutupan ini ada pengunguman dan pemberian hadiah kepada para pemenang lomba. Selain itu, adanya pemberian cendramata terhadap perwakilan negara yang berpartisipasi dalam berlangsungnya festival tabut yakni Jepang, Malaysia, Jerman, India, Tanzania dan Indonesia.(cup)

Berita Lainnya

Transformasi Perpustakaan Stakeholder Meeting

BENGKULU- Membangun kesadaran pentingnya perpustakaan, Rabu (18/9) digelar Stakeholder Meeting Provinsi Bengkulu. Acara yang berlangsung hingga Kamis ...

error: Content is protected !!