Jumat , 15 November 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / 200 Hektare Sawah Mulai Kekeringan

200 Hektare Sawah Mulai Kekeringan

INFRASTRUKTUR: Bupati Bengkulu Utara, Mian bersama pejabat terkait mengecek kondisi infrastruktur irigasi dan bendungan yang mengalami kerusakan, Selasa (10/9).(foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Seluas 200 hektare (Ha) sawah di Kecamatan Kerkap  kini mulai kekeringan. Salah satunya penyebabnya irigasi induk Desa Perbo jebol sejak April lalu, ditambah lagi dendungan Desa Aur Gading juga jebol hingga debit air mengecil dan tidak bisa mengaliri seluruh sawah masyarakat.

Bupati Bengkulu Utara Ir. Mian mengecek langsung kondisi bendungan dan irigasi yang rusak tersebut. Irigasi Perbo sudah dianggarkan oleh Pemprov Bengkulu untuk diperbaiki tahun ini. Hanya saja masyarakat kecewa hingga saat ini belum mulai dibangun, sedangkan para petani seharusnya sudah memulai musim tanam terakhir tahun ini.

“Kami mengecek langsung, setelah kita koordinasi untuk Irigasi Perbo sudah dilakukan penandatanganan kontrak untuk dibangun. Kita berharap segera dimulai,” harap Mian.

Sementara untuk bendungan Desa Aur Gading rencana akan diperbaiki secara darurat dengan APBD Bengkulu Utara. Selasa (10/9). bupati langsung mengajak Kadis PUPR Bengkulu Utara, Heru Susanto, Kadis TPHP Kuasa Baru dan Kepala BPBD Supadi.

Main berencana menggunakan dana tanggap darurat yang bisa digunakan untuk perbaikan bendungan tersebut. Dengan jebolnya bendungan, air tidak maksimal masuk ke sawah-sawah warga sehingga debit air kecil.

“Akan kita bahas apa yang bisa dilakukan dan berapa besaran dana yang dibutuhkan. Kita berencana membangun dengan dana tanggap darurat,” terang Mian.

Mian juga memastikan akan segera melaksanakan pembanguann di wilayah Kecamatan Kerkap terutama terkait dengan fasilitas pertanian. Apalagi Kerkap sudah ditetapkan menjadi salah satu kawasan ketahanan pangan dan wisata. “Sangat banyak titik-titik irigasi dan bendungan yang memang peninggalan sejak zaman Belanda dulu dan belum diperbaiki,” kata Mian.

Ia berharap bisa menjadi prioritas dalam pembangunan menggunakan APBD Provinsi Bengkulu. “Jika itu kewajiban kabupaten kita laksanakan, jika itu wewenang provinsi tentunya akan segera kita koordinasikan,” ujar Mian.(qia)

Berita Lainnya

Bawaslu Bengkulu Utara Buka Pendaftaran

ARGA MAKMUR – Bawaslu Bengkulu Utara membuka pendaftaran bagi 57 Panitia Pengawas Kecamatan di 19 ...

error: Content is protected !!