Rabu , 13 November 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan

Barang Bukti Kejahatan Dimusnahkan

DIMUSNAHKAN: Kajari Mukomuko didampingi Bupati dan FKPD, melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum, Selasa (10/9).(foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Barang bukti (BB) dari 27 perkara yang sudah inkrah, dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Mukomuko, kemarin. Beragam, mulai dari 24 paket ganja kering berbagai ukuran, 4 paket sabu berbagai ukuran, 12 handphone dan smartphone berbagai merek, hingga 2 stel seragam oknum LSM, turut dimusnahkan. Termasuk sejumlah lembar pakaian, barang bukti dari perkara pencabulan dan persetubuhan, juga turut dimusnahkan.

Pemusnahan kali ini, tidak hanya dilakukan Kajari Mukomuko Hendri Antoro, S.Ag, SH, MH bersama jajaran. Tapi juga bersama Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH, Ketua DPRD Mukomuko Sementara M. Ali Saftaini, SE, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Mukomuko Dr. Nur Cholis, SH, MH, Wakapolres Mukomuko Kompol. Tigor Lubis, S.Pd, MM, dan Pasi Intel Kodim 0428/Mukomuko Iptu. Sukriyanto.

Berlokasi di Kantor Kejari Mukomuko, kegiatan itu turut disaksikan sejumlah pejabat Pemkab Mukomuko, para Kasat di lingkungan Polres Mukomuko dan KTU Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mukomuko.

Seluruh BB yang dimusnahkan tersebut, terdiri, BB dari 4 perkara senjata tajam (sajam), 6 perkara narkoba, 6 perkara persetubuhan, 9 perkara pencurian dan masing-masing 1 perkara, tindak pidana umum pemerasan dan kehutanan.

“Ini dilakukan setidaknya setahun 2 kali. Sebagai bentuk pertanggungjawaban Kejari Mukomuko sebagai eksekutor atas semua perkara yang sudah diputuskan hakim,” kata Kajari Mukomuko, Hendri Antoro, S.Ag, SH, MH.

Dinyatakan Kajari, pemusnahan tersebut, bagian dari penegakan hukum. Dan tindakan ini, merupakan hilir dari proses penegakan hukum. Dan bentuk dari tanggungjawab moril terhadap PN Mukomuko dan masyarakat Kabupaten Mukomuko.

“Kalau tidak dieksekusi, dimusnahkan, nanti saya ditanya ketua PN. Dan ini hanya beberapa hal yang kita laksanakan. Karena putusan hakim itu, ada yang dimusnahkan, ada yang dikembalikan dan ada yang dirampas untuk negara. Dan untuk barang bukti yang bersifat berbahaya, cepat rusak, sesuai aturan, bisa kita musnahkan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditentukan,” tutup Kajari.

Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH mengapreasiasi. Tindakan Kejari, dapat memberikan manfaat dan kepuasan pada masyarakat pencari keadilan. Dan akan terjaga kepercayaan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan yang ada.

“Mudah-mudahan punya efek terhadap masyarakat Mukomuko. Sehingga masyarakat, kepercayaannya semakin tinggi,” kata Bupati.

Bupati berharap, masyarakat semakin berani menyampaikan dan meminta pendapat dari Kejari Mukomuko. Tidak hanya soal penegakan hukum. Tapi juga terkait dengan pendampingan terhadap pembangunan di bumi Kapuang Sati Ratau Batuah.

“Mukomuko semakin bagus dengan adanya institusi-institusi penegak hukum di Kabupaten Mukomuko. Kejaksaan, kepolisian, pengadilan dan Kodim,” demikian Bupati. (hue)

Berita Lainnya

261 Honorer Akan Diajukan SK Gubernur

MUKOMUKO – Sebanyak 261 tenaga honoror di lingkungan SMA dan SMK serta sekolah luar biasa ...

error: Content is protected !!