Kamis , 19 September 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Kasus Asusila Masih Tinggi

Kasus Asusila Masih Tinggi

Ariefaldi WN

ARGA MAKMUR – Angka kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan penganiayaan di Bengkulu Utara menurun dibandingkan tahun lalu. Hingga saat ini angka kejahatan konvensional tersebut belum menembus angka 50 kasus.

Namun yang meningkat adalah kasus kekerasan seksual yang saat ini sudah mencapai 20 kasus. Sejak awal tahun, ada kasus yang ditangani polisi bahkan ada tiga kasus dalam satu bulan. Mirisnya, mayoritas kasus persetubuhan pada anak di bawah umur juga dilakukan oleh anak di bawah umur. Sebagian besar kasus tersebut terjadi di wilayah desa luar Kecamatan Kota Arga Makmur.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Reskrim AKP. Jery S Nainggolan, S.IK mengatakan semua laporan kasus persetubuhan atau pencabulan pada anak sudah terungkap oleh polisi. Polres Bengkulu Utara bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPPA) juga sudah bekerjasama berusaha menekan angka kejahatan seksual pada anak tersebut. “Kita juga melakukan sosialisasi pencegahan ke desa-desa untuk menekan angka terjadinya kekerasan seksual terutama pada anak,” katanya.

Ia mengatakan peran terbesar adalah orangtua dan sekolah dalam melakukan pengawasan. Sebab sehari-hari anak lebih banyak dalam pengawasan orangtua dan sekolah. Peran pencegahan dan pengawasan sangat penting dilakukan. “Pengawasan pola pergaulan sangat penting. Sehingga keluarga dan sekolah bisa melakukan pencegahan jika memang diketahui ada pola pergaulan yang tak layak terlihat pada anak,” imbuh Jery.(qia)

Berita Lainnya

Tunggakan Peserta BPJS Capai Rp 16,4 Miliar

ARGA MAKMUR – Kondisi keuangan BPJS Kesehatan di Kota Arga Makmur tidak bisa dikatakan baik. ...

error: Content is protected !!