Minggu , 22 September 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Pembuatan Web Desa

Pembuatan Web Desa

KEPAHIANG – Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD), Ir. Ris Irianto, M.Si mengimbau seluruh desa di Kabupaten Kepahiang bisa memanfaatkan Dana Desa (DD) untuk berbagai kegiatan dalam percepatan pembangunan desa. Salah satunya adalah pembuatan website desa yang saat ini menjadi salah satu program pemerintah pusat yang wajib dilakukan oleh setiap desa.

Menurut Ris Irianto, website desa berfungsi untuk mempublikasikan semua kegiatan dan potensi yang dimiliki oleh desa agar bisa terdokumentasi dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat luar. Dengan adanya website desa seluruh arsip dan dokumentasi tentang desa akan tersimpan secara permanen.

“Desa diwajibkan punya website desa. Kalau memang tidak seluruhnya bisa terealisasi pada tahun 2019, setidaknya pada tahun 2020 seluruh desa di Kabupaten Kepahiang seluruhnya memiliki website desa. Website ini juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, seperti bisa digunakan untuk pemasaran produk unggulan desa dan lainnya,” tegas Ris Irianto.

Ris bahkan menegaskan pihak desa bisa memanfaatkan DD dalam pembuatan website desa. Bahkan desa juga diberi keleluasaan untuk mencari dan menentukan lembaga partner masing-masing dalam pembuatan website desa tersebut.

“Silahkan desa cari partnernya masing-masing dalam mendampingi program tersebut. Siapa saja boleh digandeng yang penting harganya harus hati-hati, jangan sampai dimark-up dan bermasalah dengan hukum di kemudian hari,” ingatnya.

Diketahui sejauh ini, dari 105 desa di Kabupaten Kepahiang, baru Desa Batu Ampar Kecamatan Merigi yang sudah memiliki website desa dan saat ini sudah aktif. Bahkan website Desa Batu Ampar tersebut sudah memiliki domain resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dengan alamat website www.batuampar.desa.id.(sly)

Berita Lainnya

Tiga Organisasi Perangkat Daerah Baru Aktif Awal Tahun

KEPAHIANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, menargetkan awal tahun 2020 mendatang, tiga Organisasi Perangkat Daerah ...

error: Content is protected !!