Jumat , 20 September 2019
Home / Borgol / Sebelum Disiram Air Keras, Pelaku dan Korban Sempat Berhubungan Intim Tiga Kali

Sebelum Disiram Air Keras, Pelaku dan Korban Sempat Berhubungan Intim Tiga Kali

CHECK IN : Reka ulang saat pelaku dan korban saat akan check in di hotel. (foto : hasrul/rb)

BENGKULU– Rekonstruksi penyiraman air keras yang dilakukan Herianto (32) terhadap istrinya sendiri Yeta Maryati (35) diwarnai isak tangis, Rabu (11/9). Kerabat korban yang ikut menyaksikan reka ulang tak sungkan mengejar dan melontarkan kata-kata pada pelaku. Bahkan ada yang sempat pingsan. Ada 18 adegan yang dilakukan dalam reka ulang tersebut.

“Adegan dimulai dari mesan kamar di resepsionis. Masuk ke kamar nomor 18, ngobrol di kamar usai melakukan hubungan 3 kali, disiram air keras, tersangka lari, sampai korban keluar kamar minta tolong karyawan hotel,” terang Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP. Indramawan Kusuma Trisna, S.IK.

Motif  penyiraman air keras terhadap korban lantaran korban ditengarai diduga berselingkuh. Ini lah yang membuat pelaku merencanakan penyiraman air keras. Sebelumnya, air keras dipesan pelaku langsung dari Lubuklinggau.

“Mulanya tidak ada masalah. Karena dari siang masuk itu semunya biasa-biasa saja. Namun malam saat korban ini jujur, berhubungan berdasarkan pengakuan dari pelaku, maka terjadilah. Karena memang hubungan korban dengan pelaku berjauhan, pelaku kerja diluar selama 1 tahun,” imbuh Kasat.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 340 dan 351 KUHP tentang kejahatan terhadap nyawa. Dimana pasal 350 tentang pembunuhan berencana dan pasal 351 ayat (2) penganiayaan berat. Pelaku membuat korban meninggal dunia dengan ancaman maksimal seumur hidup.

Sebelumnya, peristiwa tragis tersebut terjadi di kamar Hotel Gumay, Kelurahan Tanah Patah pada Jumat (12/7) sekitar pukul 02.00 WIB. Akibat siraman air keras, korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya hingga 90 persen. Setelah sempat dirawat di RSUD M Yunus Bengkulu, Minggu (14/7) korban menghembuskan napas terakhi dan dimakamkan di TPU Kelurahan Kandang Kecamatan Kampung Melayu.

Pelaku ditangkap Tim gabungan Timsus Opsnal Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Bengkulu dan Satreskrim Polres Bengkulu, di Kota Padang, Sumatera  Barat, Rabu(17/7) pagi. (zie)

Berita Lainnya

Tiga Kali Imam Nahrawi Mangkir dari Panggilan KPK

JAKARTA – KPK kembali melayangkan surat panggilan ke Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi ...

error: Content is protected !!