Kamis , 19 September 2019
Home / Daerah / Seluma / Bayi Jantung Bocor Butuh Bantuan

Bayi Jantung Bocor Butuh Bantuan

BUTUH BANTUAN: Aryan Fitra (3 bulan) penderita penyakit jantung bocor dan Bibir Sumbing dalam gendongan ibunya.(foto: Yayan/rb)

SELUMA BARAT – Hati orangtua mana yang tidak sedih mendapati buah hatinya mengidap penyakit yang tidak lazim diderita bayi yang baru lahir. Sekalipun demikian Sulis (23) dan Ririn (20) warga Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Seluma Barat ini tetap berusaha tegar, mencurahkan segala kasih sayangnya kepada anak pertamanya yang dinamai Aryan Fitra ini.

Aryan yang lahir pada 5 Juni 2019 lalu didapati mengidap penyakit jantung bocor dan bibir sumbing. ‘’Ya sejak lahir kondisi bayi kami demikian.Kami bingung mau berbuat apa dengan kondisi anak kami ini,’’ ujar Sulis, ayah Aryan kepada RB Rabu (11/9).

Dengan keadaan dirinya yang hanya buruh serabutan, sangat tidak mungkin membiayai berobat anaknya. Namun demikian usaha terus dilakukan Sulis dan keluarga besarnya dengan obat tradisional. ‘’Kalau bibir sumbing kami tidak mempersalahkan. Yang kami kwatirkan penyakit jantung bocor ini, karena menyangkut keselamatan anak kami ini,’’ sampai Sulis.

Kondisi Aryan secara kasat mata cukup sehat. Dia hanya sesekali menangis, dimungkinkan sakit yang dirasakannya. ‘’Pihak rumah sakit telah menyarankan agar anak kami ini dibawa ke rumah sakit di Jakarta atau Palembang. Tapi dari mana kami dapat uangnya, penghasilan saya hanya cukup untuk makan sehari-hari,’’ kata Sulis.

Sejak lahir anaknya ini mengkonsumsi susu formula yang setiap tiga hari menghabiskan satu kotak isi 400 gram. Sehingga untuk membeli dan mencukupi kebutuhan susu ini Sulis terpaksa berutang kepada tetangga dan keluarga. ‘’Istri saya juga sakit, ada gejala stroke. Sehingga ASI-nya tidak normal. Karena itu sejak lahir bayi kami terpaksa diberi susu formula,’’ keluhnya.

Untuk kesembuhan anaknya ini, Sulis dan keluarga besar sangat mengharapkan uluran tangan dermawan membantu biaya berobat. Bila menunggu biaya dari dirinya, belum bisa diketahui sampai kapan uang tersebut akan terkumpul. ‘’Apapun akan saya lakukan untuk kesembuhan anak saya ini. Saya akan terus berusaha sekuat tenaga. Saya ingin anak saya ini sembuh dari sakitnya dan tumbuh normal seperti bayi sehat lainnya,’’ demikian Sulis.(aba)

Berita Lainnya

Anggaran Perjalanan Dinas 2020 Dikurangi

SELUMA – Ekspose rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2020 ...

error: Content is protected !!