Rabu , 20 November 2019
Home / Berita utama / Bupati Mian Dukung Pembangunan Yonif TNI

Bupati Mian Dukung Pembangunan Yonif TNI

TEKEN HIBAH: Bupati Mian dan Pangdam II Sriwijaya saat menandatangani dokumen hibah lahan pembangunan Yonif TNI, (foto: ist/rb)

PALEMBANG – Bupati Bengkulu Utara (BU) Ir. H Mian bersama pejabat utama Pemkab BU kemarin menyerahkan sertifikat lahan seluas 100 hektare (Ha) untuk pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif) di wilayah Ketahun –Putri Hijau. Penyerahan dilakukan langsung Bupati Mian pada Pangdam II/Sriwijaya Mayjen. TNI. Irwan, S.IP, M.Hum di Makodam II Sriwijaya di Palembang.

Tak hanya menyerahkan sertifikat lahan, Bupati Mian kemarin juga langsung melakukan persentasi di hadapan pejabat utama Kodam II Sriwijaya terkait kondisi lahan yang diserahkan. Lahan tersebut terletak di Kecamatan Putri Hijau-Ketahun persis di pinggir Jalan Lintas Barat (Jalinbar) yang merupakan kawasan strategis.

Bupati Mian memang sudah lama menyiapkan lahan tersebut pascaadanya wacana pembangunan Yonif di BU. Bup langsung mengumpulkan seluruh  pejabat Pemkab BU untuk mencarikan lahan yang trategis hingga ditentukannya kawasan Putri Hijau – Ketahun.

Setelah melakukan pemaparan yang menjunjukan keseriusan Pemkab BU mendukung berdirinya Yonif. Bupati Mian dan Pangdam Irwan langsung melakukan penandatanganan serah terima lahan hibah tersebut.

Mian sangat berharap Yonif segera dibangun dan bisa ditempatkan personel TNI. Dengan berdirinya Yonif, bukan hanya meningkatkan keamanan di wilayah tersebut namun juga memunculkan kawasan ekonomi baru sehingga sangat menunjang pembangunan daerah.

“Tentunya kami akan mendukung penuh pembangunan yang nantinya akan dilakukan. Dan dukungan ini saya sampaikan langsung pada Pangdam dengan harapan segera dibangun,” ujar Mian.

Kawasan yang dipilihkan sebagai Mako Yonif tersebut sendiri memang daerah strategis. Kawasan ini dekat dengan Sumatera Barat dan Mukomuko maupun Kota Bengkulu sebagai Ibukota Provinsi. Kawasan tersebut juga kawasan lalu lintas antar Provinsi.

“Kita mengembangkan wilayah dan menumbuhkan pusat-pusat ekonomi dan pemukiman baru,” pungkas Mian.

Sementara, Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan mengucapkan terima kasih atas tanah yang dihibahkan Pemkab Bengkulu Utara dalam rangka perencanaan membangun Batalyon.

“Ini menjadi rencana strategis untuk gelar kekuatan Kodam II/Sriwijaya dan TNI AD umumnya,”ujar Irwan.

Jenderal Bintang Dua juga mengucapkan terima kasih pada masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara atas partisipasinya dalan pengembangan satuan Batalyon nanti.

Proses ke depan, lanjut Jenderal kelahiran Padang, Sumatera Barat, 10 Juni 1963, dirinya melaporkan ke Mabes TNI AD terkait adanya tanah untuk pembanguan Batalyon.

“Untuk proses dan anggaran pembanguan, akan diatur oleh Angkatan Darat. Yah, secepatnya di tahun 2020 ini, akan dimulai”lanjutnya.

Jebolan Akademi Militer (Akmil) 1987 berharap, dengan adanya Batalyon yang baru nanti, akan membantu daerah khususnya Kabupaten Bengkulu Utara dalam meningkatkan pembangunan.

“Sekaligus menjaga stabilitas keamanan. Masyarakat pun terayomi dengan baik,”pungkas Pangdam. (qia/vis/adv)

Berita Lainnya

Skema APBD Provinsi Bengkulu Masih Andalkan Kucuran Pusat

BENGKULU-  Kondisi perekonomian yang belum stabil mempengaruhi postur rancangan APBD Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2020. ...

error: Content is protected !!