Jumat , 20 September 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Sedang Tunggu Pembeli, Pengedar Ditangkap

Sedang Tunggu Pembeli, Pengedar Ditangkap

NARKOTIKA: Pengedar ganja berinisial He (31) dibekuk anggota Sat Narkoba Polres Bengkulu Utara. He sering beroperasi di kawasan Terminal Nakau Kecamatan Talang Empat, Benteng.(foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – He (31) warga Bentiring, Kota Bengkulu yang diduga pengedar narkotika jenis ganja ditangkap anggota Sat Narkoba Polres Bengkulu Utara (BU) Senin lalu. Ia kerap beroperasi menjual barang haram tersebut di kawasan Terminal Nakau Kecamatan Talang Empat, Bengkulu Tengah. He ditangkap saat menunggu pembeli di kawasan terminal.

Dari tangannya polisi mengamankan satu paket besar ganja kering seberat 14,7 gram. Berbekal barang bukti itu, polisi kini menjebloskan He ke sel tahanan Mapolres Bengkulu Utara. Penangkapan ini berawal saat polisi mendapatkan informasi adanya transaksi narkoba di kawasan Terminal Nakau. Berbekal informasi tersebut polisi melakukan penyelidikan hingga melihat He tengah nongkrong di dalam terminal.

“Gerak-gerik tersangka mencurigakan sehingga langsung kita sergap,” kata Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Narkoba Iptu. Bayu HP, SH, MH.

He mengaku ia sedang menunggu pembeli dan sudah dua bulan ini berjualan ganja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia membeli ganja melalui transfer ke bandar besar yang tidak dikenalnya. “Kita juga melakukan penggeledahan di kediaman tersangka. Namun tidak kita temukan lagi barang bukti ganja atau yang terkait dengan narkoba,” jelas Bayu.

Meski mengaku baru dua bulan menjual narkoba, namun diketahui He sudah lebih dari tiga bulan menjadi target operasi polisi dan dikenal licin dalam bertransaksi.

“Tersangka ini biasanya hanya menjual pada orang yang dikenalnya. Ini yang kita tengah kembangkan siapa saja yang biasa membeli narkoba pada tersangka,” terang Bayu.(qia)

Berita Lainnya

Warga Mulai Terserang ISPA

ARGA MAKMUR – Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi seminggu ini di Kecamatan Enggano terutama ...

error: Content is protected !!