Jumat , 20 September 2019
Home / Metropolis / Serapan Dana Kelurahan Belum Maksimal

Serapan Dana Kelurahan Belum Maksimal

Sudisman

BENGKULU – Walaupun dana kelurahan tahap pertama untuk 67 Kelurahan di Kota Bengkulu sudah dicairkan masing-masing mendapatkan sekitar Rp 176 juta. Namun hingga Rabu (11/9), pengerjaan fisik tahap awal belum tuntas keseluruhan, terancam dana tahap kedua tidak bisa dicairkan dan bakal menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) dalam APBD.

Untuk diketahui, dana kelurahan tahun ini total dalam APBD kota sebesar Rp 23,58 miliar. Proses pencairan dana dilakukan dua tahapan, untuk tahap awal masing-masing kelurahan mendapatkan dana sekitar Rp 176 juta, dari total dana kelurahan masing-masing keseluruhan Rp 325 juta.

Ketua Komisi III DPRD kota Sudisman, S.Sos menyayangkan, apabila dana kelurahan tidak digunakan secara maksimal. Terlebih lagi dana kelurahan tahap awal tersebut dalam pengerjaan belum tuntas keseluruhan.  “Karena untuk mencairkan dana tahap kedua itu lagi, maka kelurahan itu harus tuntas laporan pertanggungjawaban dana dari tahap awal (pertama). Ini tentu akan rawan silpa,” terang Sudisman.

Selain itu sambung Sudisman, bahwa memang adanya laporan terkait kekhawatiran pihak kelurahan menggunakan dana kelurahan tersebut. Menurutnya, kekhwatiran ini timbul lantaran kurangnya sosialisasi dan pemberian pemahaman.

“Sebetulnya tidak perlu takut bila prosesnya berjalan sesuai dengan tupoksi yang ada. Apalagi dana kelurahan ini juga untuk kepentingan masyarakat. Ada baiknya pemkot harus gencar memberikan pemahaman dan pendampingan dalam hal ini. Agar semuanya berjalan dengan baik,” bebernya.

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu, Ir. Arif Gunadi mengatakan, pencairan dana kelurahan tahap awal berjalan dengan lancer. Ia menyerbutkan pencairan tahap awal dilakukan setengah pembayaran sesuai dalam aturan PMK Nomor 187/PMK.07/2018 tentang Tata Cara Penyaluran Dana DAU Tahun Anggaran 2019.

“Jadi untuk dana kelurahan tahap awal tidak ada kendala. Semua kelurahan sudah mencairkan (tahap awal). Namun memang untuk mencairkan lagi tahap kedua ini, sejumlah kelurahan harus tuntas laporan pertanggungjawaban SPjnya,” ungkapnya.

Untuk dana kelurahan tahap kedua, sambung Arif, sudah masuk ke rekening kas daerah. “Ketika semua SPJ dari kelurahan sudah beres semua. Maka proses pencairan dana kelurahan bisa diusulkan. Yang jelas proses pencairannya tahap kedua ini sampai Desember ini. Ya mudah-mudahan tidak ada kendala, dan dananya terserap semua dengan baik,” jelasnya.

Sementara perlu diketahui bahwa teknis penggunaan dana kelurahan tersebut itu, dijelaskan Arif, bisa digunakan untuk pembangunan dan pengembangan sarana dan parasana dilingkungan pemukiman. “Seperti jalan poros kelurahan dan  transportasi, lalu sarana prasarana kesehatan seperti pembangunan MCK, pos pelayanan terpadu, dan sarana kebudayaan seperti taman bacaan bangunan PAUD dan sebagainya,” papar Arif.(new)

Berita Lainnya

Dewan Setuju Gaji Honorer Naik

BENGKULU – Ketua sementara  DPRD Kota Bengkulu, Suprianto, S.IP mendukung rencana untuk menaikkan gaji honorer ...

error: Content is protected !!