Kamis , 19 September 2019
Home / Daerah / Kaur / Debit Air Sungai Besar Mulai Mengecil

Debit Air Sungai Besar Mulai Mengecil

KERING : Tampak aliran sungai Luas yang semakin kecil saat kemarau.(foto: albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Kemarau panjang yang terjadi saat ini, membuat debit air sungai Nasal, Padang Guci dan juga sungai Luas mulai mengecil. Padahal sungai tersebut merupakan sungai-sungai besar di Kaur. Saat ini sebagian warga Kaur mengandalkan air sungai untuk mandi karena sulit menemukan sumber air bersih untuk kegiatan sehari-hari.

“Kita di Pondok Pusaka dan Padang Kempas kalau tidak menggunakan sumur bor harus cari jauh ke anak-anak sungai yang masih ada airnya. Dan ini sudah satu bulan ini kita rasakan,” ungkap Jayadi warga Pondok Pusaka.

Cuaca panas yang terjadi saat ini tidak hanya menyulitkan warga Kaur mendapatkan air bersih saja. Namun juga mengakibatkan sebagian ladang perkebunan warga mudah terbakar. Untuk itu pihak BPBD Kaur dan juga Polres Kaur terus menghimbau warga untuk tidak sembarangan membakar hutan.

Karena kondisi saat ini rawan terjadinya kebakaran hutan. Apalagi sebagian besar wilayah Kaur saat ini masih banyak hutan dan perkebunan. “Dengan kondisi saat ini kita himbau terus para petani untuk tidak melakukan pembersihan lahan kebunnya dengan cara membakar kayu dan sebagainya. Karena kondisi saat ini api kecil saja mudah sekali membesar, waspadai membuang puntung rokok ke rumput kering di sekitar perkebunan karena bisa sebabkan kebakaran,” terang Kabid Penanganan Darurat BPBD Kaur Lendrianto. (cik)

Berita Lainnya

Forum RT Ngadu ke Dewan

KOTA BINTUHAN – Forum RT Kelurahan Bandar Bintuhan Selasa (17/9) “menggeruduk” kantor DPRD Kabupaten Kaur. ...

error: Content is protected !!