Kamis , 19 September 2019
Home / Berita utama / Golkar Tetapkan Pimpinan Dewan

Golkar Tetapkan Pimpinan Dewan

SAMSU AMANAH

BENGKULU – DPP Partai Golkar sudah menetapkan kader-kadernya di legislatif di Provinsi Bengkulu yang menjadi pimpinan dewan periode 2019-2024. Golkar sendiri berhasil mendapat jatah kursi Wakil Ketua I di DPRD Provinsi Bengkulu, Ketua DPRD Kaur, Ketua DPRD Mukomuko, Ketua DPRD Rejang Lebong, Wakil Ketua I DPRD Kepahiang dan Bengkulu Utara, dan Wakil Ketua II DPRD Seluma.

Berdasar SK penetapan dari DPP PDIP, untuk Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu periode 2019-2024 ditunjuk Samsu Amanah, S.Sos yang merupakan Sekretaris DPD Golkar Provinsi Bengkulu. Kemudian Diana Tulaini sebagai Ketua DPRD Kaur, Ali Saptaini sebagai Ketua DPRD Mukomuko, Mahdi Husen YS Ketua DPRD Rejang Lebong, Andrian Defandra Wakil Ketua I Kepahiang, Juhaili Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Utara dan Ulil Umidi Wakil Ketua II DPRD Seluma.

“SK untuk pimpinan dewan sudah kita terima tadi (kemarin, red). Selanjutnya SK ini akan kita serahkan ke setwan masing-masing untuk ditindaklanjuti pengumuman dan proses pelantikannya,” kata Sekretaris DPD Golkar Provinsi Bengkulu, Samsu Amanah.

Untuk pimpinan definitif  DPRD Provinsi Bengkulu sendiri, sambung Samsu, rencananya akan diumumkan dalam rapat paripurna Senin ini (16/9). Keempat pimpinan definitif ini, yaitu untuk posisi Ketua DPRD Provinsi Bengkulu sudah ditunjuk Ihsan Fajri (PDI Perjuangan), Wakil Ketua I dirinya sendiri (Golkar), Wakil Ketua II Suharto (Gerindra), dan Wakil Ketua III Erna Sari Dewi (partai NasDem).

“Pimpinan definitif ini yang perlu kita kejar karena banyak agenda yang harus kita tuntaskan. Kalau tugas pimpinan sementara itu hanya sebatas memfasilitasi pembentukan fraksi, tatib dan kode etik dewan,” bebernya.

Untuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sendiri, terang Wakil Ketua Sementara DPRD provinsi ini, dibentuk setelah ada pimpinan definitif. Nantinya komposisi AKD mulai dari Badan Anggaran (Banggar), Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Komisi I, Komisi II, Komisi III, Komisi IV. Nantinya anggota dari AKD ini merupakan utusan dari fraksi-fraksi yang sudah terbentuk.

“Kalau Golkar sendiri akan kita tempatkan secara proporsional. Tidak menumpuk disuatu komisi saja, karena kita mengganggap komisi itu sama. Iya untuk posisi pimpinan komisi kalau ada peluang kenapa tidak,” demikian Samsu. (key)

Berita Lainnya

Transformasi Perpustakaan Stakeholder Meeting

BENGKULU- Membangun kesadaran pentingnya perpustakaan, Rabu (18/9) digelar Stakeholder Meeting Provinsi Bengkulu. Acara yang berlangsung hingga Kamis ...

error: Content is protected !!