Selasa , 19 November 2019
Home / Daerah / Seluma / Kapal Trawl Muncul Lagi, Nelayan Resah

Kapal Trawl Muncul Lagi, Nelayan Resah

SELUMA SELATAN – Nelayan tradisional Desa Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan kembali resah. Pasalnya, seminggu terakhir ini kapal trawl kembali beroperasi di perairan laut Seluma. Sehingga saat ini nelayan tradisional khususnya yang tinggal di Desa Pasar Seluma mulai bersiap akan melakukan pengusiran paksa, bila kapal itu muncul lagi.

Kades Pasar Seluma, Hertoni mengatakan kemunculan kapal trawl ini sudah menjadi perbincangan hangat masyarakatnya yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan tradisional. “Sudah ada warga yang menyampaikan pada saya, tentang kemunculan kapal trawl ini. Bahkan nelayan kita ini sudah bersiap untuk melakukan perlawanan jika kapal tersebut muncul lagi,” terang Hertoni, kepada RB Rabu (18/9).

Menanggapi ini kata Hertoni, dirinya berharap Polair untuk segera turun melakukan antisipasi dan pencegahan. Dirinya tidak ingin warganya tersulut emosi, melihat kapal trawl tersebut melaksanakan aktivitasnya di perairan laut Seluma. “Kita telah ada kesepakatan, kapal trawl dilarang beroperasi di perairan laut Seluma. Jadi kami harap semua menaati dan saling menjaga kesepakatan itu yang dulu digelar di Polda Bengkulu,” ujar Hertoni.

Lanjutnya sebisanya dirinya akan menenangkan warganya untuk tidak mengambil tindakan sendiri jika melihat kembali kapal trawl tersebut. Namun demikian dirinya tetap mengharapkan tindakan tegas dari aparat menyikapi hal ini.

“Sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan, harus ada tindakan tegas dari pihak terkait untuk meredam ini. Karena terus terang, saya hanya bisa menyarankan warga saya, selebihnya saya tidak dapat memantau dan mengawasi,” kata Hertoni.

Salah seorang nelayan tradisional warga Desa Pasar Seluma, Buyung Sukardi (45) mengaku sangat resah dengan kembali terlihatnya kapal trawl di perairan laut Seluma. Karena dengan beroperasinya kapal trawl ini sangat berpengaruh terhadap hasil tangkapannya.

“Saat kami lihat ada sekitar 10 unit Kapal Trawl yang masuk di perairan laut kita. Namun saat itu kami belum melakukan tindakan. Kami langsung pulang dan menyampaikan ini pada sesama nelayan juga pemerintahan desa,” ucap Buyung.

Buyung juga berharap agar polisi segera bertindak. Mengingatkan pemilik kapal trawl tersebut untuk tidak melaut dan menangkap ikan di perairan laut Seluma.
“Sebisanya kami tidak akan mengambil tindakan sendiri. Namun kami harap pihak aparat segera bertindak, jangan sampai kejadian beberapa waktu lalu terulang kembali di laut Seluma,” sampai Buyung.(aba)

 

Berita Lainnya

Tes Calon Pegawai Negeri Sipil Seluma di Unib

SELUMA – Hasil rapat akhir antara Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Seluma ...

error: Content is protected !!