Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / 177 Petugas Siaga Karhutla

177 Petugas Siaga Karhutla

BPBD: BPBD Benteng lebih mengutamakan untuk menyiagakan petugas taruna siaga bencana di seluruh Desa daripada berada di Sekretaiat BPBD.(foto: Fintah/RB)

BENTENG – Sebanyak 177 petugas dari Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Benteng ditugaskan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Terdiri dari 143 Taruna Siaga di 142 Desa dan 1 Kelurahan, serta 34 petugas siaga bencana di Sekretariat BPBD Benteng. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Benteng, Aan Suprianto, S.Sos menjelaskan petugas siaga bencana tersebut masing-masing mengawasi sesuai dengan wilayah kerjanya. Bahkan petugas taruna siaga bencana lebih banyak berada di lapangan dari pada berada di Sekretariat BPBD Benteng.

“Semua kondisi dan situasi terus dilaporkan setiap harinya,” terang Aan.

Dijelaskanb Aan, puhaknya sangat mengapresiasi taruna siaga yang ada di Desa/Kelurahan se Kabupaten Benteng. Karena, meskipun tidak mendapatkan gaji atau honor, mereka tetap bekerja menjalankan amanah yang telah diberikan.

“Petugas tersebut merupakan taruna siaga bencana sukarela,” katanya.

Namun, Aan juga memastikan akan memperhatikan kerja keras yang telah dilakukan selama ini. Sebagai sebuah penghargaan atas kesiapan taruna siaga bencana di Desa/Kelurahan tersebut.

Adanya taruna siaga bencana diakui Aan, memang sangat membantu mengawasi atau menaggulangi kejadian bencana alam diseluruh wilayah Kabupaten Benteng. Contoh nyatanya, petugas siaga bencana pada musibah bencana alam empat bulan lalu. Bekerja siang dan malam membantu masyarakat dan pemerintah. Sampai turun ke lapangan yang memiliki medan berat sekalipun dilakukan oleh Taruna Siaga Bencana.

Khusus untuk saat ini, diakui Aan, pihaknya fokus pada pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. Karena, mayoritas daerah di Kabupaten Benteng yang masih memiliki hutan dan juga perkebunan, sangat rawan sekali akan terjadinya karhutla. Untuk itu, BPBD Benteng terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk sama-sama mewaspadai Karhutla. Sosialisasi langsung kepada masyarakat akan lebih baik dan lebih menghemat dari pada penangulangan setelah terjadinya bencana.

“Petugas taruna siaga bencana ditingkat Desa juga dibekali pengetahuan terutama untuk mencegah terjadinya berbagai bencana,” demikian Aan.(vla)

Berita Lainnya

Pelaku Pencabulan Anak Sesama Jenis Ditangkap

BENTENG – Polsek Pondok Kelapa, dini hari Minggu (13/10), menangkap pelaku pencabulan sesama jenis dengan ...

error: Content is protected !!