Senin , 21 Oktober 2019
Home / Daerah / Lebong / Hanya 87 Lansia Dibantu

Hanya 87 Lansia Dibantu

DIPERMUDAH: Dinas PMDS Lebong mendatangkan langsung petugas bank yang ditunjuk ke kantor PMDS dalam pencairan dana bantuan untuk lansia, Kamis (19/9).(foto: aris/rb)

PELABAI – Dari 4.600 jiwa penyandang lanjut usia (lansia) di Kabupaten Lebong yang sebagian besar janda, hanya 87 jiwa yang diberikan bantuan. Yakni santunan sebesar Rp 2,4 juta setahun per jiwa melalui program nasional Bantuan Bertujuan Lanjut Usia (Bantu Lansia).

‘’Belum semuanya diakomodir. Tahun depan tetap kami usulkan ke pusat agar lebih banyak lagi lansia yang menerima program ini,’’ kata Kabid Sosial, Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa dan Sosial (PMDS) Kabupaten Lebong, Jimi Tri Susilo, SST.Pi.

Masing-masing lansia penerima bantuan baru menerima dana senilai Rp 1,2 juta melalui pembayaran tahap pertama, Kamis (19/9). Bantuan tahap kedua juga senilai Rp 1,2 juta dari Kementerian Sosial (Kemensos) itu akan dicairkan Desember. Teknisnya melalui perbankan. Dimana dana bantuan langsung ditransfer ke rekening atas nama penerima di salah satu bank nasional. ‘’Namun untuk pengambilannya bisa diwakilkan mengingat kondisi beberapa para penerima bantuan memang sudah sangat sepuh,’’ terang Jimi.

Dalam penetapan penerima bantuan, Dinas PMDS hanya menindaklanjuti perintah dari pusat. Mengingat Surat Keputusan (SK) penerima bantuan dikeluarkan langsung Menteri Sosial. Teknisnya diberikan kepada para lansia dengan kriteria khusus. Yakni lansia yang sudah tidak produktif, dalam artian bergantung sepenuhnya kepada orang lain hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup. ‘’Jadi kami dari Dinas PMDS hanya menyalurkan bantuannya,’’ papar Jimi.

Pantauan RB dalam penyaluran bantuan kemarin, sebagian besar penerima menitipkan penarikan dana bantuan melalui anggota keluarga maupun tetangga. Seperti yang dilakukan Hanafi (38), warga Kelurahan Pasar Muara Aman, Kecamatan Lebong Utara yang membantu mencairkan dana bantuan untuk tetangganya. ‘’Kebetulan penerima bantuan ini sudah pikun dan susah berjalan, makanya saya berinisiatif membantunya dengan diketahui perangkat RT,’’ tutur Hanafi.(sca)

Berita Lainnya

PNS Tak Support Penerapan Kawasan Tanpa Rokok di Pemda Lebong

PELABAI – Upaya Pemkab menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), masih menemui kendala. Kesadaran para PNS ...

error: Content is protected !!