Rabu , 23 Oktober 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Padamkan Kobaran Api,Tebar 200 Liter Freeze

Padamkan Kobaran Api,Tebar 200 Liter Freeze

TURUN TANGAN: Dandim 0428/Mukomuko ikut padamkan api di lahan gambut Desa Ujung Padang, Kota Mukomuko, Kamis (19/9).(foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Pemadaman kebakaran lahan (Karla) oleh tim gabungan tidak hanya menggunakan cara konvesional seperti menyemprotkan air dan penggalian siring. Tapi juga dilakukan menggunakan cairan Freeze.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Mukomuko, M. Rizon, S.Hut, M.Si, mengatakan cairan tersebut digunakan, karena Karla di lahan gambut eks plasma itu masih mengeluarkan dari asap. Cairan itu disemprotkan ke sejumlah titik api dan asap yang mengepul.

Dikatakan Rizon, KPHP Mukomuko menurunkan sekitar 200 liter cairan Freeze, terhitung sejak Kamis (19/9). ‘’Kita bawa sebanyak 10 kemasan jerigen. Setiap kemasan berisi 20 liter cairan Freeze,” jelas Rizon.

Digunakan cairan Freeze, karena sifatnya yang unik. Diyakini akan dapat mempercepat pengendalian dan mematikan api. Jadi tidak terus merambat di bawah lahan gambut.

Dipaparkannya sifat aktif cairan tersebut akan bekerja menyatu serta merekat air dan tanah. Jadi tanah diharapkan tetap dalam kondisi basah usai disiram air.

Lebih lanjut dikatakan, cairan itu setelah disemprotkan ke tanah, zat aktifnya dapat mengurangi kandungan oksigen dalam tanah. Dengan cara begitu, api tidak dengan mudah menyala karena kekurangan oksigen.

‘’Kalau hanya disemprot dengan air, tanah gambut sangat mudah menjadi kering lagi. Cairan Freeze ini mengikat agar tanah tetap basah. Kemudian menekan oksigen. Kalau oksigen berkurang api sulit menjalar dan akan padam,” papar Rizon.

Hingga berita ini disusun, tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, KPHP, serta sejumlah masyarakat yang peduli masih terus berjibaku memadamkan api. Selain menyemprotkan cairan Freeze, tim terus menyemprot lahan yang terbakar menggunakan air. Tiga unit alat berat juga masih berada di lokasi kebakaran.

Dandim 0428/Mukomuko Letkol. I Wayan Hadi dan Kapolres Mukomuko AKBP. Yayat Ruhiyat, S.IK, juga berada di lokasi. Kedua orang penting ini tidak segan turut memegang selang semprot bertekanan tinggi untuk membantu tim memadamkan api.

“Api dan asapnya sudah putus. Ini masih terus kita jaga agar benar-benar dapat hilang,” demikian Dandim.(hue)

Berita Lainnya

15 Desa di Mukomuko Dapat Bonus Kinerja

MUKOMUKO – Tahun 2020 mendatang pemerintah pusat  mengalokasikan dana Alokasi Kinerja bagi desa. Dana tersebut ...

error: Content is protected !!