Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Warga Mulai Terserang ISPA

Warga Mulai Terserang ISPA

MINTA HUJAN: Kodim 0423 Bengkulu Utara bersama masyarakat melaksanakan Salat Istisqa untuk meminta turun hujan.(foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi seminggu ini di Kecamatan Enggano terutama Desa Malakoni mulai berdampak pada kesehatan warga setempat. Warga mulai terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Plt Kadis Kesehatan Bengkulu Utara, Samsul Maarif, SKM, M.Kes mengatakan puskesmas bukan hanya membuka posko di Desa Malakoni yang menjadi pusat terjadinya kebakaran. Namun seluruh layanan pengobatan dan obat diberikan secara gratis. “Saat ini laporan terakhir sudah ada 35 warga yang positif terjangkit ISPA yang kita sinyalir disebabkan oleh asap,” terangnya.

Selain itu tim medis juga membagikan masker bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah.  Warga juga diimbau untuk lebih banyak berada di dalam rumah dan banyak mengkonsumsi air agar terhindar dari ISPA. “Kita juga mengimbau orangtua untuk menghindari anaknya terutama balita agar jangan dibawa beraktivitas di luar rumah terutama saat asap tebal,” jelasnya.

Saat ini ketersediaan obat yang terkait dengan penyakir ISPA serta gangguan pernafasan dan tenggorokan lainnya di puskesmas dan rumah sakit masih cukup. Ketersediaan di gudang obat Dinkes juga masih tersedia jika memang dibutuhkan tambahan.  “Jika dibutuhkan tambahan kita bisa kirimkan lagi ke Enggano. Namun sampai saat ini masih cukup,” ujar Samsul.

 

Salat Minta Hujan

Kodim 0423 Bengkulu Utara (BU) terus berupaya melakukan pemadaman api. Tim pemadam yang langsung dipimpin Dandim Letkol. Inf. Agung Pramudyo Saksono, M.Si sudah tiba di Kecamatan Enggano, Kamis (19/9).

Sementara di Makodim 0423 Bengkulu Utara Kamis (19/9) digelar salat Istisqa atau salat minta hujan. Salat ini bukan hanya dihadiri keluarga besar TNI melainkan juga personel Polri, Kemenag, para pelajar dan masyarakat umum.

Dandim 0423 Bengkulu Utara Agung Pramudyo Saksono melalui Kasdim Mayor. Chb. T Hutabalian menerangkan kegiatan dilakukan seluruh jajaran TNI. Selain upaya pemadaman langsung yang dilakukan TNI bersama semua pihak, ia juga berharap akan turun hujan. “Hujan bukan hanya bisa memadamkan kawasan yang terbakar. Namun juga bisa mencegah kebakaran karena lahan yang selama ini kering bisa basah dan menjadi tidak mudah terbakar,” terangnya.

Salat Istisqa yang digelar di lapangan Makodim kemarin juga dihadiri Asisten I Dullah, SE, Wakapolres Kompol. PM Amin, SH serta para ulama di Bengkulu Utara. Dalam khutbahnya, Ustad Hamid Muhakam, MH.i meminta seluruh masyarakat berserah diri dan memohon turunnya hujan pada Allah.(qia)

Berita Lainnya

Berkas Audit Dana Desa Inspektorat Bertambah

ARGA MAKMUR – Belum lagi menuntaskan audit Dana Desa (DD) Taba Kelintang, Tanjung Kemenyan dan ...

error: Content is protected !!