Selasa , 22 Oktober 2019
Home / Daerah / Lebong / Desak Pemerintah Kabupaten Tutup Galian C Suami Dewan

Desak Pemerintah Kabupaten Tutup Galian C Suami Dewan

PELABAI – Tokoh masyarakat Kabupaten Lebong, Rozi Antoni mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menyegel tambang galian C milik Hamdan (55), warga Desa Kota Donok, Kecamatan Lebong Selatan. Tambang batu yang berlokasi di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang itu diklaimnya ilegal alias tidak mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP). Izin tambang milik suami dari anggota DPRD Kabupaten Lebong, Royana itu telah berakhir sejak awal 2019 dan sampai saat ini belum diperpanjang.

‘’Kami minta Pemkab Lebong bersikap tegas terhadap keberadaan tambang galian C liar. Harus berani menghentikan aktivitas produksinya. Jangan sampai kami warga justru melaporkan Pemkab Lebong atas pembiaran aktivitas tambang ilegal,’’ tegas Rozi.

Sikap lemah Pemkab Lebong terhadap aktivitas tambang galian C liar di Kabupaten Lebong, versi Rozi, jelas mengundang curiga. Minimnya tambang galian C serta tingkat kebutuhan akan material galian C yang tinggi dari Pemkab Lebong dalam menjalankan pembangunan, tidak bisa dijadikan alasan pembenar terhadap pelanggaran aktivitas tambang. Sikap Pemkab Lebong yang acuh sama saja memberi peluang menjamurnya tambang galian C ilegal di Kabupaten Lebong.

‘’Kepada aparat penegak hukum juga kami minta tegas. Jangan tebang pilih dalam menindak tambang liar. Harus ada keseimbangan perlakuan hukum. Baik tambang kelas teri ataupun kakap, kalau melanggar aturan harus diproses hukum,’’ jelas Rozi.

Sementara Hamdan belum bisa dikonfirmasi. Namun Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebong, Zamhari, SH, MH tidak menampik tambang galian C milik Hamdan belum memperpanjang izin. Sampai saat ini DLH belum mengeluarkan rekomendasi lingkungan untuk pengurusan IUP lantaran belum ada pengajuan dari pemiliknya. Tetapi ia pastikan DLH siap mengeluarkan rekomendasi IUP kepada perusahaan tambang galian C sepanjang hasil kajian lingkungannya memang memenuhi syarat.

‘’Kalau diajukan, tentunya akan kami proses. Kalau tidak ada pengajuan bagaimana kami bisa mengeluarkan rekomendasi. Begitu juga soal penertiban, kalau memang ada perintah dari Pemkab kami siap turun ke lapangan mengecek masalah amdal (analisis mengenai dampak lingkungan, red) tambang galian C yang ada di Lebong,’’ tandas Zamhari.(sca)

Berita Lainnya

Tubei Sesuai Administrasi Pemekaran

PELABAI – Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong yang akan mengganti nama Kecamatan Pelabai menjadi Kecamatan ...

error: Content is protected !!