Senin , 21 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Sembilan Jalur Belum Diperbaiki Permanen

Sembilan Jalur Belum Diperbaiki Permanen

Edy Hermansyah

BENTENG – Sebanyak 9 jalur yang rusak akibat bencana alam empat bulan lalu, yang sudah didata melalui Pemkab Bengkulu Tengah (Benteng) sampai saat ini belum diperbaiki secara permanen. Rinciannya adalah 7 jalur jalan dan 2 jembatan.

“Namun sudah diusulkan ke pusat untuk perbaikannya,” terang Plt. Sekda Benteng, Edy Hermansyah P.hD, Jum’at(20/9).

Dijelaskannya, dari kerusakan tersebut ada yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi dan juga negara. Umumnya yang mengalami kerusakan adalah jalur yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

“Maka, Pemkab Benteng berharap pascapemantauan bersama di lapangan, pihak penanggung jawab bisa membangun kembali infrastruktur tersebut demi kelancaran dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Benteng, Samsul Bahri, M.Pd menjelaskan, kerusakan yang terjadi dan sempat membuat jalur tidak bisa dilalui saat ini semuanya meskipun masih belum baik, sudah bisa lancar kembali. Jalan yang rusak dan juga tertimbun material longsor sudah dibersihkan dengan bantuan alat berat dari banyak pihak, sejak penanggulangan pascabencana alam empat bulan lalu. Termasuk juga, jembatan yang hancur pun sudah diperbaiki supaya bisa memperlancar terutama kegiatan masyarakat. “Perbaikan permanen oleh pemerintah,” katanya.

Salah satu contoh perbaikan secara swadaya oleh masyarakat dilakukan pada Jembatan Desa Temiang Kecamatan Pagar Jati. Jalur ini merupakan jalur yang menghubungkan beberapa kecamatan di Benteng. Perbaikan oleh masyarakat menggunakan bahan yang mudah didapat dan memiliki ketahanan untuk membangun kembali jembatan yang rusak, yakni dari pohon kelapa. (vla)

Berita Lainnya

Pengacara Kades Mengundurkan Diri

BENTENG – Pengacara Kepala Desa (Kades) non aktif, salah satu desa di Kecamatan Talang Empat ...

error: Content is protected !!