Senin , 14 Oktober 2019
Home / Metropolis / Pemerintah Provinsi Tunda Salat Istisqa

Pemerintah Provinsi Tunda Salat Istisqa

Rohidin Mersyah

BENGKULU – Rencana Pemprov menggelar salat Istisqa (shalat minta turun hujan) di halaman Masjid Raya Baitul Izzah, pada Jumat (27/9) pagi ini ditunda. Lantaran hujan mulai mengguyur di sejumlah wilayah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

“Alhamdulillah hujan mulai turun, dan ini yang harus kita syukuri. Jadi karena hujan sudah mulai turun, pelaksanaan shalat Istisqa’ yang semulanya akan dilaksanakan besok (hari ini, red) kita tunda dulu,” kata Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA.

Rencana semula, terang Rohidin, shalat Istisqa yang akan dilaksanakan di halaman Masjid Raya Baitul Izzah oleh Pemprov Bengkulu akan melibatkan perwakilan dari setiap kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Akan tetapi karena hujan mulai turun, dan berdasarkan perkiraan BMKG hujan akan turun dibeberapa titik di wilayah Provinsi Bengkulu termasuk hari ini diperkirakan adanya turun hujan ringan maka pelaksanaan shalat Istisqa ditunda terlebih dulu.

“Perkiraan dari BMKG sudah akan memasuki musim hujan, dan kita lihat juga disejumlah wilayah sudah turun hujan. Tentang penundaan shalat Istisqa’ ini juga sudah kita buatkan surat edaran. Akan dilaksanakan dikemudian hari jika masih diperlukan,” beber Rohidin.

Waspadai Angin Kencang

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Bengkulu Kukuh Ribudiyanto, M.Si mengatakan akhir September-awal Oktober merupakan musim peralihan, transisi dari musim kemarau ke musim penghujan. Diprediksi oleh BMKG, musim penghujan terjadi pertengahan Oktober sampai Maret tahun depan. Puncaknya musim penghujan Desember-Januari

“Akhir September sampai awal Oktober hujan belum rata, dan sifatnya masih lokal dan waktunya tidak lama. Potensi rentan tejadi kebakaran hutan dan lahan itu masih ada,” ujar Kukuh.

Kukuh mengingatkan kepada masyarakat selama masa transisi peralihan dari musim kemarau ke musim hujan untuk waspada dan berhati-hati saat melakukan aktivitas. Mengingat pada musim peralihan ini lebih rawan terjadi bencana, seperti longsor, petir, dan angin kencang. Kukuh juga mengimbau masyarakat untuk peduli dengan lingkungan, jangan membakar lahan dan membuang sampah sembarangan.

“Sampah yang dibuang sembarangan saat ini bisa menyebabkan banjir ketika musim penghujan tiba, karena itu kita harus bijak terhadap persoalan sampah ini. Jangan membuang sampah sembarangan,” imbuh Kukuh. (key)

Berita Lainnya

Waspada Penipuan, PLN Tak Jual Box KWH

BENGKULU – Penipuan terhadap konsumen PLN dengan kedok menjual box atau kotak meteran KWH lagi ...

error: Content is protected !!