Senin , 14 Oktober 2019
Home / Breaking News / Baru 4 Daerah di Provinsi Bengkulu Berpredikat Layak Anak

Baru 4 Daerah di Provinsi Bengkulu Berpredikat Layak Anak

BENGKULU-  Pemda Provinsi Bengkulu mentargetkan capain 80 persen Kota Layak Anak (KLA) di Provinsi Bengkulu. Pasalnya hingga saat ini baru 4 daerah tingkat II yang berpredikat Kota Layak Anak. Yakni Kota Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Mukomuko.

“Kita berharap pada bulan Juli Peringatan Hari Anak Nasional nanti kita kalau bisa 10 kabupaten/ kota harus mendapatkan piagam penghargaan dari Presiden,” Kata Plh Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Gugus Tugas KLA dengan Analisa PUHA (Pengarusutamaan Hak Anak) di Kabupaten/Kota tingkat Provinsi Bengkulu 2019, Selasa (1/10).

Untuk daerah yang belum berpredikat Layak Anak, ditambahkan Hamka agar dapat membuat program fokus dan khusus untuk tingkat nasional yaitu Kota Layak Anak. Sedangkan yang sudah mendapatkan penghargaan, diminta untuk tetap dipertahankan predikat tersebut.

“Sehingga di bulan Juli 2020 nanti pada Peringatan Hari Anak Nasional di Sumatera Barat 10 kabupaten/ kota plus provinsi Bengkulu ini kita harapkan meraih penghargaan dari pemerintah pusat, setidaknya target kita minimal 80 persen,” imbuhnya.

Bimtek yang digelar bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) menghadirkan narasumber Staf Ahli Hubungan Antar Lembaga Kementerian P3A RI Rini Handayani.

Kadis P3APPKB Provinsi Bengkulu Foritha Rhamadaniwati mengatakan, belum diraihnya predikat Kota Layak Anak oleh 6 kabupaten ini kemungkinan akibat kurang sinergi. Serta koordinasi dilintas sektor antar OPD di level kabupaten/ kota. Melalui bimtek ini akan dihasilkan sistem koordinasi berintegrasi dan terencana dengan baik, dalam rangka menyiapkan indikator penilaian Kota Layak Anak.

“Kalau untuk saat ini kita telah mencapai hampir 50 persen zona Kota Layak Anak, sementara persiapan dari kabupaten/ kota sudah mendekati 70 persen. Dan ini menjadi tanggungjawab tidak hanya pemerintah daerah, namun juga stekholder lainnya termasuk pihak swasta dan masyarakat,” jelas Foritha.

Ada 5 klaster yang harus dipenuhi untuk meraih predikat Kota Layak Anak. Yakni klaster hak sipil dan kebebasan anak, klaster pendidikan anak, klaster pengasuhan orang tua terhadap anak, klaster kesehatan dasar anak dan klaster klaster perlindungan khusus bagi anak korban kekerasan dan disabilitas. (rls/mc/adn)

Berita Lainnya

Cabuli Anak Tetangga, Petani Ditangkap

BERMANI ULU – Polsek Bermani  Ulu Polres Rejang Lebong, Senin (14/10) sekitar pukul 10.00 WIB, ...

error: Content is protected !!