Senin , 14 Oktober 2019
Home / Breaking News / Versi Dirjend Otda Surat Pencabutan Penonaktifan Sekda Sudah Dialamatkan ke  Gubernur

Versi Dirjend Otda Surat Pencabutan Penonaktifan Sekda Sudah Dialamatkan ke  Gubernur

BENGKULU– Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Akmal Malik memastikan surat pembatalan penonaktifan Sekdaprov Nopian Andusti sudah dialamatkan ke Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah. Terkait surat pembatalan penonaktifan tersebut  Akmal hanya menjawab agar menanyakan hal tersebut langsung kepada gubernur.

“Surat dialamatkan ke Gubernur, coba tanya ke Gubernurnya. Saya di Jogja,” kata Akmal lewat pesan singkatnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengaku belum menerima surat pembatalan penonaktifan Sekdaprov Bengkulu Nopian Andusti dari pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Seperti yang sudah beredar melalui media sosial.

“Sampai sekarang saya belum menerima surat apapun seperti yang beredar melalui media dan media sosial. Kalau surat itu sampai tentu kita baca kita telaah isinya. Surat  yang beredar saya tidak memvonis hoax atau tidak hoax,” kata Rohidin.

Sedangkan untuk kabar kedatangan Drijen Otda Kemendagri turun ke Bengkulu masih terkait penonaktifan Sekdaprov, Rohidin dengan tegas membantah kabar tersebut. “Gak ada, kalau ini benar benar hoax ini saya bisa pastikan. Berencana ke sinipun gak beliau. Mau sweeping kantor gubernur juga silahkan,” tukas Rohidin saat ditanya kabar kedatangan Dirjen Otda Kemendagri.

Rohidin menerangkan, bahwa dirinya tidak memberhentikan sekda. Lantaran kewenangan pemberhentian dan pengangkatan sekdaprov itu yang berhak adalah presiden melalui keputusan presiden. Yang dilakukan hanya membebas tugas, yang tugasnya itu dipindahkan kewenangannya. Sementera selaku gubernur tidak bisa atau tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan sekdaprov.

Menurut Rohidin juga, pada saat mengambil sikap untuk menonaktifkan sekdaprov, terlebih dulu dirinya sudah melapor ke KASN dan kemendagri sesuai dengan peraturan per Undang-Undangan. “Beliau memang tidak bertugas lagi tapi jabatan sekdanya tetap pak Nopian Andusti. Kalaupun nanti diberhentikan itu tetap melalui presiden, juga tentu ada eveluasi,” terang Rohidin.

Terkait penggunaan anggaran di sekretariat daerah, sambung Rohidin, kewenangannya sudah dipindahkan ke asisten 3. Sehingga tidak mempengaruhi penyerapan anggaran di sekretariat termasuk untuk penggajian ASN. “Proses keuangan tetap berjalan, kemarin sudah gajian tidak ada masalah,” tegasnya.

Senada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu Diah Irianti membantah kedatangan Dirjen Otda Kemendagri ke Bengkulu. Menurutnya juga, sampai saat ini Pemprov Bengkulu belum menerima surat pembatalan penonaktifan sekdaprov dari kemendagri yang dialamatkan kepada gubernur. (key)

Berita Lainnya

Cabuli Anak Tetangga, Petani Ditangkap

BERMANI ULU – Polsek Bermani  Ulu Polres Rejang Lebong, Senin (14/10) sekitar pukul 10.00 WIB, ...

error: Content is protected !!