Minggu , 15 Desember 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Golkar Buka Penjaringan Calon Bupati

Golkar Buka Penjaringan Calon Bupati

TIM: Tim Penjaringan Calon Bupati/Wabup Pilkada 2020 DPD Partai Golkar Kabupaten RL hari ini mulai melakukan proses penjaringan.(foto: Wanda/rb)

CURUP – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Rejang Lebong (RL), hari ini (4/10) mulai membuka proses penjaringan untuk Calon Bupati/Wakil Bupati Pilkada 2020 mendatang. Proses penjaringan diawali dengan pengambilan formulir pendaftaran yang akan dibuka di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten RL hingga 12 Oktober 2019 mendatang.

Ini disampaikan Ketua Tim Penjaringan DPD Partai Golkar Kabupaten RL H. Wahono, SP kepada RB Kamis (3/10). ‘’Pengambilan formulir pendaftaran bisa diwakilkan dan diambil di Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Rejang Lebong. Jadi tidak harus calon yang akan mendaftarkan diri yang mengambil formulir,’’ terang Wahono yang diketahui merupakan Ketua Fraksi Partai Golkar DPDR Kabupaten RL ini kemarin.

Setelah itu, sambung Wahono, proses dilanjutkan dengan pengembalian formulir pendaftaran sekaligus pendaftaran. Untuk pengembalian harus dilakukan langsung oleh sang calon. Boleh langsung mendaftar secara berdiri sendiri, sebagai calon bupati atau calon wakil bupati (Wabup). Atau bisa juga mendaftarkan diri sebagai pasangan calon secara langsung. ‘’Pendaftaran kita buka selama enam hari, dari 14 Oktober hingga 19 Oktober 2019,’’ sambung Wahono.

Dilanjutkan Wahono, seleksi pasangan calon bupati/wabup untuk Pilkada 2020 mendatang untuk mencari kandidat-kandidat yang betul-betul ingin memajukan daerah bersama partai golkar. ‘’Jadi kita serius dalam melakukan penjaringan, bukan hanya sekadar formalitas saja. Seleksi ini dilakukan sesuai mekanisme partai dan yang menentukan nantinya DPP, bukan kita (DPD kabupaten, red),’’ tegas Wahono.

Ditambahkan Wahono, mereka membuka peluang kepada siapa saja yang berminta bergabung bersama Golkar dalam Pilkada 2020. Sehingga tidak ada pembedaan antara kader dengan non kader. Semuanya calon nantinya akan mengikuti proses penjaringan sesuai aturan dan mekanisme yang ada di Partai Golkar.

‘’Apalagi jumlah kursi kita, belum mencukupi untuk mengusung satu pasangan calon. Kursi dewan yang dibutuhkan untuk mengusung satu pasangan calon yaitu 6 kursi. Dan kita baru memiliki lima kursi dewan yang artinya masih kurang satu kursi lagi. Makanya kita membuka pendaftaran calon sekaligus akan menjaring koalisi dengan partai lain untuk mengusung pasangan calon dalam pilkada 2020 mendatang,’’ imbuh Wahono.(dtk)

Berita Lainnya

446 Botol Miras, 195 Liter Tuak Disita

CURUP – Selama Operasi Pekat Nala II Tahun 2019 yang digelar 23 November hingga 12 ...

error: Content is protected !!