Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Borgol / Sudah Lama Pisah Ranjang, Dilaporkan Suami Selingkuh Oknum Pejabat tak Ambil Pusing

Sudah Lama Pisah Ranjang, Dilaporkan Suami Selingkuh Oknum Pejabat tak Ambil Pusing

BENGKULU- Dilaporkan suaminya ke Polda Bengkulu dengan tuduhan berselingkuh, oknum pejabat  DPRD ES mengaku tidak ambil pusing. “Biarin aja dulu, saya gak mau komentar sekarang, kalau ada masalah-masalah sih biasa,’’ ujarnya ketika dihubungi RB ke ponselnya, tadi malam (3/10).

Sebelumnya, ES yang telah lama pisah ranjang, dilaporkan oleh sang suami bernisial Mn warga Kecamatan Ratu Agung ke Polda Bengkulu. Disebutkan ES berselingkuh dengan pejabat tinggi Provinsi Bengkulu. Perselingkuhan tersebut dilakukan saat berpergian ke luar negeri tahun 2015 lalu.

“Kejadian yang dilaporkan ini sudah terjadi beberapa tahun lalu. Yang melapor adalah Mn dan yang dilaporkan DB dan ES,” ujarnya Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno, Ssos, MH, ketika dikonfirmasi RB terkait adanya laporan dugaan perselingkuhan oknum pejabat.

Dikatakan Sudarno, Polda Bengkulu menerima laporan itu pada Rabu (2/10) malam. Dari laporan tersebut, pelapor menjelaskan jika dugaan perselingkuhan dilakukan sekitar tahun 2015 lalu. Saat ini penyidik Polda Bengkulu masih mencari fakta terkait dugaan tersebut. Seperti apa kejadiannya, ada tidak unsur pidana perzinahan.

Sudarno menambahkan semua laporan yang masuk ke Polda Bengkulu dipastikan akan diterima dan diproses. Hanya saja apakah laporan tersebut akan berlanjut atau tidak tentu sesuai hasil yang didapati dari penyelidikan. Ada tidak unsur pidananya yang memungkinkan proses dilanjutkan ke tingkat penyidikan. Jika laporan itu tidak benar atau tak cukup bukti maka  tidak akan diproses lebih lanjut. ‘’ Untuk itulah penyidik akan mendalami lagi bukti-bukti dari pelapor dan faktanya seperti apa,’’ pungkasnya.(cup)

Berita Lainnya

Kerugian Negara Rp 42,47 Juta Dikembalikan, Kasatpol PP Tak Tahu Dugaan Belanja Fiktip

BENGKULU- Kasatpol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi S.Sos mengaku tidak mengetahui adanya dugaan belanja fiktif ...

error: Content is protected !!