Senin , 16 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Buka Warung Remang-Remang, Sediakan Sabu

Buka Warung Remang-Remang, Sediakan Sabu

TERSANGKA: Polisi saat menunjukkan barang bukti paket sabu dan tersangka. (foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Polres Bengkulu Utara (BU) terus mengorek keterangan dari Bo (32), warga Kepahiang yang ditangkap polisi, Rabu (2/10) malam lalu di kawasan Gunung, Kecamatan Taba Penanjung. Pelaku nyatanya memiliki warung remang-remang (Warem) di kawasan gunung.

Uniknya, Warem tempatnya berjualan bukan hanya menyediakan mi instan ataupun kopi bagi pengendara yang melintas, namun di warung pelaku juga menyediakan narkoba jenis sabu yang dijual bagi pengunjung. Bahkan ia juga menyiapkan alat hisap jenis bong yang dirakitnya sendiri.

Kapolres BU, AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Narkoba, Iptu. Bayu HP, SH, MH menuturkan, pelaku memesan sabu dari Kabupaten Lintang Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel). Setelah memesan dan mengirimkan uang, lantas akan ada mobil travel yang mengantarkan narkoba jenis sabu tersebut.

“Jadi sudah ada tiga kali transaksi antara pelaku dengan bandar besarnya di Sumsel. Semuanya menggunakan jasa mobil travel untuk mengantarkan barang,” terangnya, Jumat (4/10).

Namun sesuai keterangan pelaku jika tiga kali narkoba itu diantarkan padanya selalu dengan travel yang berbeda. Sehingga besar kemungkinan pengemudi travel tersebut tidak mengetahui jika barang yang diantarkannya adalah narkoba jenis sabu. “Kita masih kembangkan kebenaran pengakuan tersangka tersebut,” jelas Kasat.

Sekadar mengetahui, polisi menangkap Bo, Rabu (2/10) malam lalu di warung miliknya di kawasan Gunung, Bengkulu Tengah. Polisi mengamankan dua paket sabu masing-masing seharga Rp 300 ribu dan satu paket bekas pakai. Polisi juga menemukan alat hisap sabu alias bong yang disimpan pelaku di dalam warungnya. (qia)

Berita Lainnya

Kenaikan Status Inspektorat Perketat Awasi Dana Desa

ARGA MAKMUR – DPRD Bengkulu Utara masih membahas raperda perubahan nomenklatur yang diantaranya adalah peningkatan ...

error: Content is protected !!