Selasa , 19 November 2019
Home / Metropolis / Tingkatkan Jumlah Publikasi, FKIP Unib Gelar Seminar Internasional

Tingkatkan Jumlah Publikasi, FKIP Unib Gelar Seminar Internasional

SIMBOLIS : Pemukulan dol secara simbolis menandai dibukanya seminar internasional “Mathematics and Science Education International Seminar (MaSEIS)”  dan seminar Nasional Pendidikan MIPA (SNP-MIPA), Sabtu (5/10). (foto : ist/rb)

BENGKULU–  Jurusan Pendidikan Matematika dan IPA (JPMIPA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu (Unib) menggelar seminar internasional “Mathematics and Science Education International Seminar (MaSEIS)” . Serta Seminar Nasional Pendidikan MIPA (SNP-MIPA), Sabtu (5/10).  Kedua seminar yang digelar sekaligus ini bertujuan untuk membedah permasalahan dan peran Pendidikan Matematika dan IPA di era disrupsi. Selain itu, seminar yang dikomandoi oleh Kajur PMIPA, Dr. M. Lutfi Firdaus, M.T, dan Dr. M. Sutarno, M.Pd., juga bertujuan untuk mendongkrak jumlah publikasi internasional di Universitas Bengkulu.

“Seminar internasional MaSEIS dan SNP-MIPA ini juga sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah publikasi kita karena luaran dari seminar ini nanti adalah artikel yang dipublish di IOP yang terindeks Scopus,” kata Wakil Rektor Bidang Sumber Daya, Dr. Ir. Sigit Sudjatmiko, M.Sc, saat membuka acara di aula Dekanat FKIP.

Kendati kali pertama digelar, namun kedua seminar tersebut mampu menyedot animo para akademisi  dalam dan luar negeri. Tercatat, pemakalah dalam seminar internasional “MaSEIS” dan SNP-MIPA mencapai 161 orang. Untuk itu, Sigit juga memberikan apresiasi kepada FKIP Unib yang mampu menggelar seminar nasional dan internasional di waktu bersamaan. Ia berharap seminar ini nantinya mampu memberikan solusi bagi masyarakat, terkhusus perguruan tinggi, dalam menghadapi perkembangan revolusi industri 4.0 dan  society 5.0.

“Kita tahu bagaimana era digital mampu memporakporandakan bangsa kita. Untuk itu, dalam seminar ini akan dieksplore oleh keynote dan peserta lain untuk membedah masalah dan mencari solusi dalam menghadapi perkembangan zaman sekarang ini,” ungkap Sigit.

Ia juga menambahkan, digelarnya kegiatan seminar itu merupakan salah satu bagian dari proses edukasi masyarakat melalui akademisi. “Seminar ini merupakan edukasi yang sangat bagus bagi kita semua untuk menghadapi dampak digital dan society,” pungkasnya.

MaSEIS sendiri menghadirkan pembicara dari 4 negara berbeda yakni Prof. Katsuhiro Nakamura (Jepang), Assoc. Prof. Dr. Muhaimin Ismoen (Brunei Darussalam), Prof. Dr. Liliasari, M.Pd. (Indonesia), dan Prof. Patricia Patrick (USA). Sementara SNP-MIPA menghadirkan Prof. Dr. Zulkardi, M.I.Komp, M.Sc (Unsri), Prof. Dr. Sudarwan Danim (Unib), dan Dr. M. Lutfi Firdaus, M.T. (Unib). (rls)

Berita Lainnya

BEI Gelar Sekolah Pasar Modal

BENGKULU – Setelah sukses menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) pada 16 November lalu, Bursa Efek ...

error: Content is protected !!