Senin , 14 Oktober 2019
Home / Breaking News / Dinas PUPR Usulkan Rp 2,78 Miliar Untuk Pelebaran Jalan Simpang Skip Hingga Tanah Patah

Dinas PUPR Usulkan Rp 2,78 Miliar Untuk Pelebaran Jalan Simpang Skip Hingga Tanah Patah

PELEBARAN: Tahun 2020 mendatang, simpang Skip sampai ke Jalan Mayjend Sutoyo Kelurahan Tanah Patah akan kembali dilebarkan. (foto : yudi/rb)

BENGKULU – Pemprov Bengkulu berencana akan melakukan pelebaran jalan dari Jalan Jati Simpang (Sp)  Skip sampai ke Jalan Mayjend Sutoyo Kelurahan Tanah Patah. Anggarannya sebesar Rp 2,79 miliar dan diusulkan dalam APBD 2020.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Ir Mulyani mengatakan bahwa sebelumnya anggaran pembebasan lahan tersebut sudah dianggarkan sebesar Rp 2,78 miliar di APBD 2019. Hanya saja pada pertengahan tahun berjalan, Pemprov Bengkulu melakukan rasionalisasi terhadap proyek ini dengan alasan belum begitu mendesak.       Terlebih lagi masih banyak proyek yang cukup mendesak dan harus segera dilakukan oleh Pemprov.

Untuk itulah pihaknya akan kembali menganggarkan dana untuk pembebasan lahan simpang skip hingga tanah patah pada APBD 2020. Hal itu bertujuan agar proses pelebaran jalan akan berjalan dengan baik dan lancar.

“Ya benar, kan dirasionalisasi pada tahun ini. Nanti akan dianggarkan kembali di APBD 2020 untuk pembebasan lahannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, nantinya juga Pemprov pada APBD 2020 juga akan menganggarkan dana untuk perehaban Mess Pemda. Namun untuk berapa besarannya ia mengaku belum mengetahui berapa kebutuhan anggaran untuk perehaban tersebut karena masih dalam pembahasan. Sementara itu, terkait pembangunan jalan ringroad Nakau-Air Sebakul, Mulyani mengaku, masih dalam proses pembangunan.

Hanya saja kebutuhan anggaran untuk pembangunan jalan ini masih kurang sekitar Rp 10 miliar. Oleh sebab itu, pihaknya tengah mengusulkan kekurangan anggaran itu ke Kementerian PUPR. Sehingga proses pembangunan bisa berjalan lancar dan tanpa kendala dengan target dapat didimanfaatkan oleh masyarakat secepatnya.

“Untuk kekurangan anggaran tersebut masih kita usulkan ke Kementrian PUPR, harapan kita semua proyek dapat selesai tanpa adanya kendala,” pungkasnya.(cup)

Berita Lainnya

Cabuli Anak Tetangga, Petani Ditangkap

BERMANI ULU – Polsek Bermani  Ulu Polres Rejang Lebong, Senin (14/10) sekitar pukul 10.00 WIB, ...

error: Content is protected !!