Senin , 14 Oktober 2019
Home / Breaking News / Pemda Provinsi Ajukan Kekurangan Dana Outer Ring Road Rp 41 Miliar

Pemda Provinsi Ajukan Kekurangan Dana Outer Ring Road Rp 41 Miliar

BENGKULU- Proyek Bengkulu Outer Ring Road (BOR) masih kekurangan anggaran. Pemprov Bengkulu berharap Kementerian PUPR RI kembali menambah kekurangan anggaran tahun ini agar proyek jalan lingkar Simpang Nakau-Air Sebakul ini bisa diselesaikan.

“Ada beberapa perubahan perencanaan yang lebih kepada teknis pembangunan. Mengingat kontur tanah yang merupakan daerah rawa sulit untuk prediksi kedalaman tiang, membuat hitungan volume tiangnya berubah,” kata Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Ir. Mulyani.

Akibat dari perubahan hitungan volume tiang berubah, sambung Mulyani, mempengaruhi perhitungan anggaran kebutuhan. Jumlah dana yang dibutuhkan tidak sesuai dari rencana awal. Untuk itu Dinas PUPR bersama balai jalan mengusulkan anggaran tambahan dari sisa tender proyek tersebut.

“Ada anggaran sisa dari tender proyek ini. Sudah kita usulkan ke pihak kementerian melalui balai agar bisa dialokasikan kembali tahun ini. Sehingga proyek ini tetap bisa berlanjut dan tuntas tahun ini,” terang Mulyani.

Sebagai antisipasi adanya pembukaan lahan oleh masyarakat yang dikhawatirkan akan dijadikan pemukiman, sesuai dengan kewajiban pemprov saat izin amdal diberikan melalui Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, akan dibangun pemasangan pagar kiri kanan jalan. “Kalau jalannya proyek milik balai yang anggarannya dari Kementerian PUPR langsung. Dari pemprov ada dana sharing untuk pembangunan pemasangan pagar untuk mengantisipasi pembukaan lahan oleh masyarakat,” jelas Mulyani.

Proyek Bengkulu Outer Ringroad ditargetkan rampung di penghujung tahun 2019 sehingga bisa segera dimanfaatkan. Jalur sepanjang 5,8 kilometer itu akan tersambung jalan layang atau elivated yang anggarannya mencapai Rp 41 miliar. Sementara sisanya jalan hotmix.

Akses jalan ini dianggap sangat strategis untuk kendaraan truk bertonase besar sehingga tidak perlu lagi masuk ke kota.  Dengan adanya jalan lingkar ini, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meyakini transportasi dan jalur distribusi akan nyaman, apalagi kendaraan dengan tonase besar. “Kalau sudah melalui jalur ini tentunya jalan dalam kota tidak akan mudah rusak. Jalur ini akan menjadi pilihan distribusi logistik dan akses mobilitasi masyarakat dari maupun menuju Kota Bengkulu,” jelas Rohidin.(key)

Berita Lainnya

Cabuli Anak Tetangga, Petani Ditangkap

BERMANI ULU – Polsek Bermani  Ulu Polres Rejang Lebong, Senin (14/10) sekitar pukul 10.00 WIB, ...

error: Content is protected !!