Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Probis / Bisnis Kosan Menguntungkan

Bisnis Kosan Menguntungkan

KOSAN: Salah satu rumah kosan yang berada di dekat kampus Unib di Jalan WR. Supratman, Gang Juita, Kelurahan Kandang Limun. (foto: magang/rb)

BENGKULU – Bisnis rumah kosan atau kontrakan cukup menjanjikan keuntungan. Apalagi jika lokasinya berada dekat perguruan tinggi dengan lokasi yang nyaman dan aman.

Rumah kosan yang dekat kampus biasanya selalu dicari mahasiswa yang ingin ngekos. Salah satu pertimbanganya jarak tempuh ke kampus yang lebih dekat. Bisnis rumah kosan ini cukup menjamur, diantaranya dekat kampus Universitas Bengkulu (Unib).

Harga sewa kos-kosan yang berada di kawasan Unib ini untuk sewa per tahun rata-rata Rp 4-5 juta per tahun atau Rp 400-500 ribu per bulan. Kosan yang ada dengan harga bervariasi dilihat dari fasilitas yang disediakan serta kondisi dari rumah kosan tersebut.

Salah kosan di dekat kampus Unib yakni Pondokan Tiga Puteri yang teletak di Gang 3 Jalan Pd. Bulat, Kelurahan Kandang Limun, Kota Bengkulu. Di kosan ini tersedia 9 kamar dilengkapi fasilitas dua kamar mandi dan satu dapur yang dipakai untuk keperluan bersama. Penghuni pondokan tersebut juga berasal dari berbagai daerah.

”Saya membebaskan anak-anak untuk mengatur diri mereka sendiri selama hal itu tidak berdampak buruk bagi mereka,” kata Yuni Haiti (50) selaku pemilik pondokan ketika ditemui RB.

Kosan lainnya di kawasan Unib yakni Grand Nadya Residence di Jalan WR. Supratman, Gang Juita, Kelurahan Kandang Limun. Pondokan ini menyediakan kosan dengan harga sewa yang mencapai Rp 15 juta per tahun.  Pemilik pondokan Grand Nadya, Lis Amalia (51) menjelaskan ada 2 kamar yang seharga Rp 15 juta, yang dihuni oleh mahasiswa kedokteran dan hukum, “Kami ada 30 kamar, 2 kamar uang sewanya Rp 15 juta, sisanya ada yang Rp 8 juta hingga Rp 10 juta” jelas Lis.

Untuk kamar kosan seharga Rp 15 juta berbeda dengan kamar lainnya. Kamar tersebut memiliki fasilitas lengkap mulai dari AC, spring bed, dispenser, kulkas, lemari dan karpet. “Penghuni cukup membawa pakaian karena beberapa keperluan lain sudah lengkap” promo Lis.

Lis juga menjelaskan di kosannya memiliki peraturan yang cukup ketat. Mulai dari gerbang pondokan yang ditutup tepat pukul 22.00 WIB, kecuali malam Minggu sampai pukul 23.00 WIB. Sampai peraturan yang melarang tidak dibolehkannya satu kamar untuk ditempati oleh 2 orang yang berlawanan jenis sekalipun saudara kandung.

“Setiap calon penghuni baru harus membawa orangtuanya untuk mengetahui peraturan di sini agar orang tua mereka meresa tenang menitipkan anaknya,” ungkap Lisa.

Biasanya calon penghuni yang ingin menempati salah satu kamar harus menyewa terlebih dahulu 2-3 bulan sebelum pindah.(mg1/mg2/mg3)

Berita Lainnya

OJK Gandeng Bank Indonesia dan Pelaku Usaha Jasa Keuangan Dongkrak Inklusi

JAKARTA–  Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  membangun kerja sama sinergis bersama Bank Indonesia, kementerian/lembaga terkait serta ...

error: Content is protected !!