Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Breaking News / ​​11 Tahun Menderita Gizi Buruk,  Akhirnya Reffa Terima Bantuan dari Pemda dan Baznas 

​​11 Tahun Menderita Gizi Buruk,  Akhirnya Reffa Terima Bantuan dari Pemda dan Baznas 

GIZI BURUK : Reffa saat dikunjungi Staf Ahli Bupati Kaur, Bahazim di RSUD Kabupaten Kaur, Selasa (8/10) siang. (foto : albertus/rb)

KOTA BINTUHAN– Eva Ania Safitri kerap disapa Reffa, bocah berumur 11 tahun 4 bulan  hanya memiliki berat badan 6,5 kilogram. Selasa (8/10) Reffa dirujuk ke RSUD M Yunus. Sebelumnya warga Desa Cucupan Kecamatan Tetap menjalani perawatan di RSUD Kaur.  Buah hati pasangan Baksin dan Fatmawati ini memiliki berat badan yang tidak ideal untuk anak usia 11 tahun. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) berat ideal anak perempuan usia 11 tahun adalah 37 kilogram.

“Anak saya menderita sakit seperti ini sejak umur 4 bulan. Dan sudah beberapa kali dibawa ke bidan dan Puskesmas Tetap. Ini karena parah baru dirujuk ke rumah sakit, ” terang orang tua Reffa, Fatmawati.

Pemda Kaur yang baru mengetahui hal tersebut langsung menyambangi Reffa. Staf Ahli Bupati Kaur, Bahazim langsung turun ke rumah sakit. Ia memberikan bantuan, karena bocah malang tersebut akan dirujuk ke Bengkulu. Selain staf ahli juga hadir Ketua Baznas dan jajaran Pemkab Kaur lainnya yang prihatin dengan kasus ini.

“Kita sangat menyayangkan ada penderitaan gizi buruk yang sudah 11 tahun baru diketahui. Ini pemerintah tahan jajaran bawah mulai dari kades, bidan dan puskesmas bagai mana, ” tegas Bahasim.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Februari 2019 juga pernah merilis status gizi balita berdasarkan indeks berat badan menurut umur (BB/U). Tahun 2018 dari sasaran pantauan status gizi 87.673 balita disurvei diketahui ada 492 balita mengalami gizi buruk atau 0,6 persen. Sedangkan  balita mengalami gizi kurang ada 4.988 atau sekitar  5,7 persen. Sisanya 6,3 persen atau 5.840 balita mengalami gizi buruk dan gizi kurang. Untuk wilayah dengan status gizi buruk dan gizi kurang tertinggi di Kabupaten Bengkulu Utara. Yakni 180 balita dengan status gizi buruk dan 1.337 balita gizi kurang.

Dikonfirmasi, Direktur RSUD Kaur dr Ahmad Mufti memastikan proses dirujuknya Reffa ke M Yunus Bengkulu. “Siang ini akan kita rujuk ke Bengkulu, dia pakai BPJS. Secepatnya akan kita rujuk melihat kondisinya yang harus mendapatkan perawatan,” katanya.(cik)

 

Berita Lainnya

Tuntutan Petani Belum Terpenuhi

KOTA BINTUHAN – Saat ini belum ada kejelasan penyelesaian permasalahan yang muncul dalam aktivitas PT ...

error: Content is protected !!