Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Mukomuko Saham Terbesar Kedua Bank Bengkulu

Mukomuko Saham Terbesar Kedua Bank Bengkulu

CSR: Direktur Utama Bank Bengkulu H. Agus Salim, SE, ME menyerahkan CSR alokasi Kabupaten Mukomuko, di Masjid Agung Baitul Huda. (foto: peri/rb)

MUKOMUKO –Kabupaten Mukomuko menjadi pemegang saham terbesar kedua di Bank Bengkulu, setelah Pemprov Bengkulu. Khususnya dalam penyertaan modal, yang mencapai Rp 29 miliar.  Guna memperbesar modal Bank Bengkulu Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu H. Agusalim, SE, ME mengatakan akhir tahun ini, mereka akan melepas saham seri B. Yakni saham yang tidak punya hak suara, tetapi cuma mendapatkan deviden. Pasalnya, izin penjualan saham seri B tersebut, sudah dikeluarkan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Jadi saham Bank Bengkulu selain Pemda, juga bisa dimiliki masyarakat perorangan,” sampai Agusalim di Mukomuko.

Langkah ini, sebagai upaya agar bisa mempercepat Bank Bengkulu menjadi Bank Buku 2. Dengan begitu, skala usaha Bank Bengkulu semakin luas. “Kalau kini, Bank Bengkulu hanya Bank Buku 1. Skala usaha masih sempit,” sebutnya.

Sekarang, sedang dilakukan proses survei oleh konsultan yang membidangi. Untuk proses menjadikan Bank Bengkulu dari bank konvensional menjadi bank syariah. Ditarget, survei akan tuntas akhir November 2019.

“Dari hasil survei akan persis, apakah Bank Bengkulu layak atau tidak dari bank umum konvesional jadi bank syariah. Kalau hasil bagus, Januari 2020, Bank Bengkulu sudah berubah jadi bank syariah,” terang Agus.

Dia mengklaim, laba yang diperoleh hingga 7 Oktober 2019, sudah mencapai sekitar Rp 100 miliar. Meningkat drastis dibanding akhir tahun 2018, hanya tercatat Rp 76 miliar.

“Tahun 2019 ini, September sudah Rp 90 miliar. Sampai kemarin (7/10), sudah Rp 100 miliar. Akhir tahun, Insya Allah, terus meningkat, bisa diatas Rp 100 miliar,” kata Agus.

Bank Bengkulu kini mempunyai total aset per September, Rp 6,9 triliun. Sedangkan dana pihak ketiga, sampai Rp 5,9 triliun. Dan kredit yang diberikan, kini sudah mencapai Rp 5,03 miliar.

“Sekarang masih terus tumbuh. Khusus kredit, tahun 2016 hanya Rp 3,5 triliun. Per September ini, kita sudah diangka Rp 5,03 triliun,” jelasnya. (hue)

Berita Lainnya

Bantuan Ada Prosedurnya

MUKOMUKO – Bupati meminta masyarakat bisa memahami kesulitan Pemkab Mukomuko memberi bantuan terhadap rumah ibadah. ...

error: Content is protected !!