Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Rp 400 Juta Bantuan Dana Alokasi Khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Rp 400 Juta Bantuan Dana Alokasi Khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

KEPAHIANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepahiang akan membangun laboratorium. Itu setelah usulan pembangunan laboratorium yang disampaikan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) disetujui melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2020.

Kepala DLH Kepahiang Mukhtar Yatib, S.Pd menjelaskan dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu yang menyampaikan usulan pembangunan laboratorium, hanya proposal dari DLH Kepahiang yang diakomodir. Menurut Mukhtar, ini sebuah apresiasi dari KLHK untuk DLH agar ke depannya bisa memanfaatkan fungsi laboratorium tersebut dengan optimal.

“Sejak awal tahun lalu kita sudah sampaikan proposalnya. Sudah diverifikasi pihak KLHK. Dari verifikasi yang dilakukan bersamaan dengan proposal DLH kabupaten/kota lainnya di Provinsi Bengkulu. Untuk tahun 2020 hanya proposal DLH Kepahiang yang bisa diakomodir,” jelas Mukhtar.

Adapun besaran anggaran DAK yang akan dikucurkan untuk pembangunan laboratorium tersebut adalah sebesar Rp 400 juta. Bantuan anggaran ini baru akan direalisasikan pada awal tahun mendatang. “Dengan adanya bantuan ini nanti, tentu apapun pekerjaan yang harus melalui pemeriksaan labor kita tidak perlu lagi harus jauh-jauh ke Kota Bengkulu,” ungkapnya.

Selain usulan pembuatan laboratorium ini, Muktar juga mengungkapkan belum lama ini pihaknya juga mengajukan usulan bantuan pengadaan bulldozer. Sayangnya sampai saat ini usulan bulldozer yang akan ditempatkan di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, masih dalam proses administrasi sehingga masih belum ada kepastian.

“Untuk laboratorium ini akan terus kita kawal hingga proses pencairannya tahun depan. Sementara untuk usulan bantuan pengadaan bulldozer, dokumen administrasinya akan segera kita rampungkan. Jika tidak cepat, bisa-bisa usulan ini gagal dan justru malah disalurkan oleh kementerian kepada daerah lain,” tutur Muktar.(sly)

Berita Lainnya

Desa Bogor Baru Fokus Kembangkan Agrowisata

KEPAHIANG – Tidak memiliki potensi wisata, tak membuat Desa Bogor Baru Kecamatan Kepahiang patah arang ...

error: Content is protected !!