Rabu , 16 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Warga Tuntut Kembalikan Lahan Baptis

Warga Tuntut Kembalikan Lahan Baptis

RAPAT: Warga dari Kecamatan Pondok Kubang rapat di ruang Aula Bupati Benteng, untuk mengadukan soal lahan yang saat ini ditempati Yayasan Baptis Indonesia. (foto: fintah/rb)

BENTENG – Sebanyak 16 warga yang berasal dari Kecamatan Pondok Kubang, Selasa (8/10) mendatangi  kantor Bupati Benteng. Mereka menuntut pengembalian lahan di Desa Pondok Kubang, Kecamatan Pondok Kubang seluas 25 yang dipinjam pakai oleh Yayasan Baptis Indonesia (BPI).

Ke16 warga itu mengklaim kalau lahan itu milik mereka. Mereka meminta Pemkab Benteng tidak memperpanjang izin pinjam pakai lahan tersebut, dan menuntut agar segera dikembalikan kepada mereka.  Juru bicara perwakilan warga, Ibnu Rozi menjelaskan penolakan perpanjangan lantaran pengelolaan lahan dari yayasan dinilai tidak sesuai dari kesepakatan awal.

“Sebelumnya disepakati, hanya untuk melakukan percontohan pertanian holtikultura dan menyejahterakan masyarakat,” jelas Rozi.

Namun, seiring berjalannya waktu, malah didirikan gedung dan menjadi ekonomi bisnis. Untuk itu, pemilik lahan meminta agar lahan dikembalikan dengan bantuan Pemkab Benteng dan tidak diperpanjang izin pemakaiannya lagi.

Dari beberapa upaya yang telah dilakukan warga diantaranya melayangkan surat ke Gubernur Bengkulu dan Kanwil Badan Pertanahan Nasional/Agraria Tata Ruang (BPN) Provinsi Bengkulu terkait permasalahan ini dan sejumlah pihak terkait. Sampai saat ini, sudah sudah 3 kali surat disampaikan ke beberapa pihak terkait. Warga berharap, permasalahan ini bisa diselesaikan dengan cepat oleh warga.

Sementara itu, Asisten I Setdakan Benteng, Drs. H Fajrul Rizki, MM yang menerima rombongan menjelaskan berdasarkan hasil pertemuan, YBI mendapatkan sertifikat hak pakai sejak tahun 2002 dan telah berakhir pada tahun 2017. Adapun sebelum dikelola telah dilaksanakan ganti rugi tanam tumbuh. “Saat ini masih dalam pengkajian juga oleh Pemkab Benteng,” katanya.

Terkait dengan tuntutan warga, Pemkab Benteng kata Fajrul, akan berupaya untuk menyelesaikan permasalahan ini. Karena memang ada hal terkait ganti rugi lahan masih harus dikaji terlebih dahulu.(vla)

Berita Lainnya

MTQ Provinsi, Kabupaten Bengkulu Tengah Sabet 8 Juara

BENTENG – Hasil maksimal sudah diperoleh kontingen Kabupaten Benteng, dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat ...

error: Content is protected !!