Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Bupati Minta Perda Adat Selesai 2020

Bupati Minta Perda Adat Selesai 2020

ADAT DAN KEBUDAYAAN: Bupati BU, Mian saat membuka acara rembuk kebudayaan Rabu (9/10). (foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Bupati BU, Ir. H. Mian memberi tenggat waktu hingga tahun 2020 untuk menyelesaikan perda adat. Hal ini disampaikannya usai membuka acara Rembuk Budaya yang digelar oleh Dinas Pendidikan, kemarin.

Mian menuturkan adat adalah sebagian dari kebudayaan di BU yang harus jaga dan dikuatkan oleh seluruh masyarakat. Sedangkan perda adat yang dibuat tahun 2017 lalu sempat terhambat dan hingga kini belum dilanjutkan. “Saya minta tahun depan perda adat harus selesai dengan dipelopori Dinas Pendidikan,” harap Mian.

Mian menegaskan Dispendik tidak bisa bergerak sendiri, Dispendik harus menggandeng Badan Musyawarah Adat (BMA) sehingga item yang ada di dalam perda memuat tentang adat-adat yang baku di BU dan mencakup semua adat. “Jangan bergerak sendiri, Dispendik dan BMA harus sama-sama berjalan. Saya yakin semuanya bisa selesai jika bekerjasama,” katanya.

Pemkab BU juga akan membuat terobosan dengan membuat batik khas BU. Batik akan dibuat dengan huruf aksara Rejang  Ka Ga Nga. Batik ini akan menjadi salah satu identitas yang bisa menjadi buah tangan BU pada masyarakat yang datang mengunjungi BU. “Sehingga ke depannya bukan hanya hanya batik besurek, tetapi juga ada batik khas BU karena termuat tulisan Ka Ga Nga. Ini kita jadikan identitas kita,” beber Mian.(qia)

Berita Lainnya

Berkas Audit Dana Desa Inspektorat Bertambah

ARGA MAKMUR – Belum lagi menuntaskan audit Dana Desa (DD) Taba Kelintang, Tanjung Kemenyan dan ...

error: Content is protected !!