Senin , 14 Oktober 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Bus Atlet Terbalik

Bus Atlet Terbalik

TERBALIK: Mobil Trandes yang dinaiki atlet pencak silat Mukomuko terbalik, Rabu (9/10). (foto: ist/rb)

PONDOK SUGUH – Dua atlet pencak Silat asal Kabupaten Mukomuko menderita luka ringan (Luring). Sedangkan 12 atlet, official dan pelatih berhasil selamat tanpa luka-luka fisik.

Ini setelah bus transportasi desa (Trandes) yang mereka naiki terbalik di Jalinbar Sumatera sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (9/10).

Kejadian tersebut tepatnya di wilayah Desa Air Bikuk Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko. Bus Trandes berplat merah  merek Toyota Dyna warna biru dengan nomor polisi BD 7013 NY itu, dikemudikan Abdullah (28), honorer di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko warga Desa Lubuk Sanai Kecamatan XIV Koto, Mukomuko.

Bus yang merupakan hibah Pemkab Mukomuko yang dikelola badan usaha milik desa (BUMDes) Desa Maju Makmur Kecamatan Penarik itu, terbalik. Lantaran sebelumnya mengalami pecah ban belakang sebelah kiri. “Semua isi bus 14 orang. Yakni satu orang sopir, dan 13 penumpang,” jelas Kapolres Mukomuko AKBP. Yayat Ruhiyat, S.IK melalui Kasat Lantas AKP. Dedi Kusnadi, SH.

Kronologis kejadian, bus melaju dari arah Padang menuju Bengkulu. Tujuan bus hendak ke Curup Kabupaten Rejang Lebong. Sesampai di wilayah Desa Air Bikuk bus tersebit pecah ban belakang. Pada saat itu sopir bus Abdullah secara spontan menginjak rem.

Tapi kondisi jalan yang menikung, berujung mobil yang dikemudikan Abdullah tiba-tiba terbalik. Sehingga dua penumpang mengalami luka ringan. Yakni Evan Ferdian (14) siswa SMPN 1 Mukomuko warga Kota Mukomuko. Evan mengalami luka robek bagian kening sebelah kiri. Luka lecet di bahu iri dan bahu kiri juga terkilir.

Kemudian Ade Kurniawan (12) siswa SMPN 3 Mukomuko juga warga Kota Mukomuko. Ade mengalami luka robek bagian tangan, tepat di siku sebelah kiri. “Dua orang yang luka ringan ini sempat dilarikan ke Puskesmas Perawatan Pondok Suguh untuk mendapatkan penanganan medis,” papar Kasat Lantas.

Dengan kejadian tersebut, bus diamankan di Mapolsek Pondok Suguh berikut 12 penumpang yang yang tidak mengalami luka-luka, juga diistirahatkan dulu di Mapolsek. “Kerugian materiil ditaksir Rp 20 juta lebih,” jeals Kasat Lantas.

Salahsatu rombongan saat dikonfirmasi RB, Azmi Sukri (28), warga Kelurahan Bandaratu Kecamatan Kota Mukomuko menyebutkan, kedua atlet yang sempat mendapat perrawatan di Puskesmas Pondok Suguh, sudah keluar.

Sedangkan 13 orang lainnya tetap anjutkan perjalanan menuju ke Curup, Rejang Lebong. “Salahsatu atlet kita Evan Ferdian (14), SMPN 1 Mukomuko kita antar pulang ke Kota Mukomuko. Sedangkan yang 13 orang lainnya tetap lanjutkan perjalanan,” terang Azmi.

Perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan dua unit mobil Daihatsu Luxio. Satu unit mobil melanjutkan perjalanan dari Mapolsek Pondok Suguh sekitar pukul 16.20 WIB. Sedangkan satu unit mobil lagi mengantar satu atlet yang mesti mendapat penanganan ke Kota Mukomuko.

“Setelah itu kami satu mobil lagi lanjut ke Curup. Karena memang kami dilepas dari Mukomuko untuk ikut Open Turnamen Pencak Silat yang digelar di Kabupaten Rejang Lebong,” demikian Azmi.(hue)

Berita Lainnya

Pengucuran Bansos Tanpa Dana Pedamping

MUKOMUKO – Bantuan sosial (Bansos) yang dikucurkan untuk Mukomuko terancam minim pembinaan, pengawasan, dan monitoring. ...

error: Content is protected !!