Jumat , 6 Desember 2019
Home / Breaking News / Abaikan Saran Kejaksaan, Pemkot Beri Kesempatan Kontraktor Selesaikan Proyek Senilai Rp 21 Miliar

Abaikan Saran Kejaksaan, Pemkot Beri Kesempatan Kontraktor Selesaikan Proyek Senilai Rp 21 Miliar

SOROTAN: Proyek taman alun-alun Berendo Hidayah di halaman Masjid At- Taqwa Kelurahan Anggut Atas menjadi sorotan karena pengerjaannya dinilai lambat. (foto : wahyu/rb)

BENGKULU-  Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu masih akan memberi kesempatan kepada kontraktor pelaksana PT. Karya Duta Mandiri untuk mengerjakan proyek pembangunan taman alun-alun Berendo Hidayah. Meskipun sudah disarankan putus kontrak oleh pihak kejaksaan. Namun proyek senilai Rp 21 miliar di halaman Masjid At- Taqwa Kelurahan Anggut Atas, diyakini akan selesai tepat waktu.

Ini disampaikan Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM.  “Dari kontraktornya, mereka memastikan jika mereka bisa melaksanakan proyek itu hingga selesai tepat waktu. Oleh karena itu kita berikan kesempatan kepada mereka untuk menyelesaikan tepat waktu,” ungkap Dedy.

Ia memastikan ke depan mereka juga akan melakukan penilaian terhadap kinerja yang dilakukan kontraktor pelaksana tersebut. Karena secara aturan, jika memang pihak kontraktor tidak dapat menyelesaikan tepat waktu juga bisa dilakukan pemutusan kontrak.

“Tapi secara aturan juga kalau mereka tidak tepat waktu, akan kita putus kontrak, nggak ada beban karena semuanya terbuka kok. Kalau memang tidak bagus, ya sudah kita putus, tapi kita beri kesempatan waktu, karena kini masih ada waktu dua bulan lagi,” sampainya.

Untuk itu, Dedy juga berharap semua pihak dapat juga melakukan pengawasan bersama-sama terhadap pekerjaan yang sedang berlangsung tersebut dan jika memang ada ditemukan hal-hal yang tidak baik maka dapat menyampaikan ke Pemkot Bengkulu. “Jadi teman-teman juga boleh dipantau sama-sama, misalkan kerjanya cuma pakai ember saja (untuk ngecor), kerjanya banyak nganggur atau tidak sering kerja, sampaikan dengan kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Penanggungjawab Teknis Proyek, Wido Prayogi sebelumnya mengatakan jika untuk mempercepat pekerjaan tersebut mereka akan melakukan penambahan tenaga kerja baru sebanyak 40 orang agar proses pelaksanaan pekerjaan tersebut bisa dipercepat. Selain pekerja juga waktu kerjanya juga akan ditambah dari jumlah sebelumnya.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Kota Bengkulu bersama TP4D Kejari Bengkulu melakukan sidak ke proyek taman alun-alun Berendo Hidayah di halaman Masjid At- Taqwa Kelurahan Anggut Atas. Hasil sidak itu, TP4D menyarankan, bila proyek senilai Rp 21 milair itu tidak selesai tepat waktu, maka Pemkot disarankan melakukan putus kontrak saja. (zie)

Berita Lainnya

Disperindag Bakal Cabut Izin Pangkalan Gas Tak Sesuai Kontrak

BENGKULU–  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan  (Disperindag) Kota Bengkulu, Dewi Dharma akan menindak tegas pangkalan ...