Jumat , 13 Desember 2019
Home / Metropolis / Bengkulu Kaya Potensi Perikanan

Bengkulu Kaya Potensi Perikanan

HADIRI: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjadi narasumber Seminar Nasional Perspektif Pembangunan Ekonomi Kelautan Dalam Peningkatan Kekuatan dan Daya Saing Provinsi Bengkulu, di GSG Provinsi Bengkulu, Rabu (16/10). (foto: yunike/rb)

BENGKULU – Provinsi Bengkulu kaya akan Sumber Daya Alama (SDA), diantaranya potensi ekonomi kelautan. Menurut Ketua Umum Gerakan Nelayan dan Tani Indonesia (GTNI) Prof. Rokhmin Dahuri, Bengkulu adalah salah satu surganya. Bukan hanya potensi dibidang perikanan tangkap tapi juga perikanan budidaya.

“Jadi artinya potensi ekonomi Bengkulu kalau kita kelola serius, kita gunakan pendekatan tehnokrasi, keilmuan dan bisnis itu akan mensejahterakan Bengkulu,” kata Rokhmin saat menjadi narasumber Seminar Nasional Perspektif Pembangunan Ekonomi Kelautan Dalam Peningkatan Kekuatan dan Daya Saing Provinsi Bengkulu, di Gedung Serba Guna (GSG) Provinsi Bengkulu, Rabu (16/10).

Lanjut Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB ini, potensi ekonomi kelautan yang bisa dikembangkan di Bengkulu salah satu contohnya dengan pembuatan tambak udang. Selama lima tahun, dengan luas 25 ribu hektar maka di Provinsi Bengkulu seperti dengan tambak udang Vaname, dalam setahun bisa menghasilkan Rp 70 triliun.

Hal senada juga disampaikan Pakar Bioteknologi Kelautan Prof. Linawati. Menurutnya, bahwa potensi industri bioteknologi kelautan di Bengkulu bisa mencapai Rp 22 triliun. Itu juga terkait pengembangan pariwisata bahari, seperti wisata di Pulau Enggano dan lainnya. “Jadi singkatnya kalau kita kelola potensi ekonomi kelautan di Provinsi Bengkulu itu secara profesional, Insya Allah bisa berkontribusi signifikan untuk menjadikan Bengkulu pada tahun 2030 sudah sejahtera,” bebernya.

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA mengatakan posisi srategis kelautan Bengkulu dan ditunjang dengan keunggulan wilayah pesisir Bengkulu maka untuk potensi investasi udang luar biasa. Produktifitas dan hasilnya jelas bagus sekali dan ini memanjang mulai dari Kabupaten Kaur sampai ke Kabupaten Mukomuko. Kemudian juga ada potensi minyak bumi, perikanan tangkap dan pengelolaan maksimal Pantai Panjang Bengkulu.

“Maka sekarang kita tata secara bertahap, kemudian jalannya sudah kita bangun dengan bagus. Pantai panjang itu keterpaduan antara laut, pantai, hutan cemara dan kota. Itu tidak ada di Indonesia, satu-satunya di Bengkulu,” demikian Rohidin. (key)

Berita Lainnya

Sikap Muslim Menghadapi Tahun Baru Miladiyah

MAHA bijaksana Allah SWT yang telah mengatur perputaran Roda Masa, tanpa terasa zaman berputar waktu beredar ...

error: Content is protected !!