Jumat , 6 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Asyik Nyabu di Kebun, Bandar Ditangkap

Asyik Nyabu di Kebun, Bandar Ditangkap

NARKOBA: Tersangka bandar sabu berinisial Na (22) yang berhasil ditangkap polisi. (foto: shandy/rb)

ARGA MAKMUR – Na (22) warga Desa Tebing Kandang, Kecamatan Air Napal dibekuk anggota Sat Narkoba Polres Bengkulu Utara pukul 21.00 WIB, Rabu (16/10). Ia ditangkap saat asyik mengkonsumsi narkoba jenis sabu di salah satu pondok kebun kelapa sawit milik tetangganya.

Penangkapan ini berawal saat polisi menerima informasi dari masyarakat yang curiga melihat Na yang duduk sendiri di pondok kebun. Hal ini sudah beberapa kali terjadi sehingga warga curiga dan melapor ke polisi. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi langsung menyergapnya. Na yang mengetahui kedatangan polisi sempat mencoba kabur dan membuang sabu serta alat hisap sabu alias bong yang ada di tangannya. Namun kesigapan polisi membuat tersangka tak bisa menghindari hingga berhasil dibekuk.

Dari tangannya, polisi mengamankan tiga paket sabu masing-masing seharga Rp 500 ribu. Serta satu paket sabu bekas pakai yang digunakannya.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Ariefaldi WN, SH, S.IK, MM melalui Kasat Narkoba Iptu. Bayu HP, SH, MH menjelaskan tersangka membeli satu paket sabu seharga Rp 1 juta dari bandar besar di Kota Bengkulu. “Ia mengirimkan uang Rp 1 juta lalu ia akan mendapatkan peta di mana tersangka bisa mengambil narkoba jenis sabu tersebut,” terangnya.

Dari sabu yang dibelinya Rp 1 Juta, Na membagi sabu menjadi empat paket kecil seharga Rp 500 ribu. Salah satu paket digunakan sendiri oleh Na saat di pondok kebun ketika disergap polisi. “Pengakuan tersangka, tiga paket sabu tersebut sudah ada yang memesan. Ini yang masih kita selidiki untuk dikembangkan,” terangnya.

Tersangka Na mengaku sudah enam bulan ini mengkonsumsi sabu. Lantaran membutuhkan banyak uang untuk memenuhi kebutuhan sabunya, ia terpaksa mengkonsumsi sekaligus menjual narkoba tersebut. “Kini kita masih kembangkan karena dugaan kita selama enam bulan mengkonsumsi dan menjual sabu, diantara pembelinya ada warga BU,” pungkas Bayu.(qia)

Berita Lainnya

Perubahan Nomenklatur Ada Pejabat Bakal Nonjob

ARGA MAKMUR – DPRD Bengkulu Utara akan membahas nomenklatur baru beberapa Organisasi Perangkat Daerah. Diantaranya ...

error: Content is protected !!