Selasa , 12 November 2019
Home / Daerah / Lebong / Jangan Ada Tunggakan PBB-P2

Jangan Ada Tunggakan PBB-P2

Rosjonsyah

PELABAI – Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si mengingatkan agar para camat, kepala desa (kades) dan lurah se Kabupaten Lebong lebih proaktif dalam memaksimalkan pemungutan Pajak Bumi Bangunan sektor Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2) di 93 desa dan 11 kelurahan tahun ini. Termasuk maksimal dalam menagih piutang PBB-P2 tahun 2018 ke bawah, maupun tahun-tahun sebelumnya yang sudah mencapai Rp 1,6 miliar. ‘’Ini sudah mendekati penghujung tahun, jangan sampai realisasinya tidak mencapai target dan meninggalkan utang,’’ tegas Bupati.
Dengan target yang tahun ini hanya ditetapkan Rp 1,2 miliar dari 30.650 objek pajak, Bupati harap tidak ada satupun wajib pajak yang menunggak. Mengingat target itu ditetapkan berdasarkan potensi pajak yang ada di Kabupaten Lebong. Ia yakin target itu bisa tercapai sepanjang memang ada keseriusan dari semua pihak untuk mematuhi kewajiban membayar pajak. ‘’Baik kesadaran camat, kades dan lurah untuk memungut PBB-P2 ke wajib pajak maupun kesadaran dari para wajib pajak itu sendiri dalam membayar PBB-P2,’’ tutur Bupati.
Sementara Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Wuwun Mirza, SE, MT melalui Kabid Pendapatan, Rudi Hartono, SE, M.Ak mengaku pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan guna memastikan cara penyelesaian tunggakan PBB-P2 itu. Khususnya untuk piutang 3 tahun terakhir, yakni 2016, 2017 dan 2018 yang dinilai masih berpeluang diselesaikan para wajib pajak. ‘’Bahkan jika perlu, desa bisa menganggarkan pelunasan piutang PBB-P2 melalui DD (dana desa, red) atau ADD (alokasi dana desa, red),’’ tandas Rudi.
Hingga periode Agustus, sesuai data yang masuk di Bidang Pendapatan, realisasi PBB-P2 yang telah disetor mencapai Rp 840 juta atau 70 persen dari target. Namun diyakininya jumlahnya sudah naik karena laporan untuk September dan Oktober belum diverifikasi. Diakuinya memang masih ada beberapa desa yang sama sekali belum menyetor PBB-P2 tahun ini. ‘’Kalau sampai akhir bulan ini (Oktober, red) masih ada juga desa yang realisasinya nol persen, akan kami umumkan supaya diketahui masyarakatnya, siapa tahu wajib pajak sudah bayar namun belum disetor oleh pihak desa,’’ tukas Rudi. (sca)

Berita Lainnya

Jembatan Suka Datang Diperbaiki 2020

PELABAI – Jembatan penghubung Desa Suka Datang dengan Desa Suka Datang I, Kecamatan Pelabai yang ...

error: Content is protected !!