Kamis , 14 November 2019
Home / Breaking News / Jelang Tutup Anggaran, Proyek Fisik Dikejar Deadline

Jelang Tutup Anggaran, Proyek Fisik Dikejar Deadline

BELUM TUNTAS: Proyek pembangunan Jalan Semarak Bentiring masih dalam proses pengerjaan saat ini. Padahal tutup tahun anggaran tak sampai 3 bulan lagi. (foto : wahyu/rb)

BENGKULU – Walaupun tutup anggaran tinggal 2 bulan lagi, namun masih ada ditemukannya sejumlah proyek infrastuktur milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu yang belum tuntas. Diketahui proyek yang masih dalam pengerjaan saat ini pembangunan Jalan Semarak Bentiring, pembangunan Jalan Kapuas-Asahan, dan Pembangunan taman alun-alun berendo Masjid At-Taqwa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Marjon, MPd mengaku, pihaknya optimis bahwa proyek infrastuktur yang masih berjalan dikerjakan itu akan segera tuntas tepat waktu.

“Yang jelas kita akan selalu awasi tiap OPD untuk menyerap anggaran sebaik-baiknya. Seperti halnya dengan proyek infrastuktur yang ada saat ini harus dilakukan cepat, tepat dan pengerjaannya beres sesuai dengan ketentuan yang ada,” tegas Marjon.

Selain itu Marjon menambahkan, jika dirinya belum menerima laporan terbaru ditiap OPD berkaitan dengan sejumlah progress program yang sudah berjalan sampai sejauh mana. “Yang jelas kami tetap mengawasi pelaksanaan program fisik yang ada saat ini. Apalagi saat ini sudah memasuki jelang akhir tahun. Jadi kita harus ketat mengawasinya. Dan kedepan usulan anggaran infrastuktur juga akan ditingkatkan, karena hal itu kebutuhan mendasar masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Indra Sukma mengatakan, agar OPD di lingkungan Pemkot agar dapat menjalankan anggaran serapannya secara maksimal hingga tutup anggaran pada akhir Desember mendatang. Hal ini demi mendukung program walikota dan wakil walikota saat ini dengan baik.

“Harapan kita agar serapan anggaran yang ada ditiap OPD sampai menjelang Desember ini nanti bisa tinggi dan lebih tinggi pada tahun sebelumnya. Makanya kita sama-sama mendorong agar OPD bekerja secara maksimal,” ungkapnya.

Terkait soal anggaran dalam rancangan APBD, lanjut Indra, ke depan masih difokuskan untuk kepentingan publik mulai dari persoalan infrastuktur, persoalan pendidikan dan kesehatan. “Jadi dalam APBD kita kedepan tetap mengutamakan untuk kepentingan rakyat, mulai dari pembangunan jalan, drainase hingga persoalan pendidikan dan kesehatan,” pungkasnya.(new)

Berita Lainnya

Ikuti Anis Matta dan Fahri Hamzah, Pentolan PKS Bengkulu Ramai-ramai Masuk Partai Gelora

BENGKULU–  Resmi dicatatkan di notaris, 4 November 2019, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia besutan mantan ...

error: Content is protected !!