Minggu , 8 Desember 2019
Home / Breaking News / Kampanyekan Pemanfaatan Pekarangan dan Konsumsi Olahan Pangan Lokal di Hari Pangan Sedunia

Kampanyekan Pemanfaatan Pekarangan dan Konsumsi Olahan Pangan Lokal di Hari Pangan Sedunia

BERI BANTUAN: Wagub Bengkulu, H. Dedy Ermansyah didampingi Kadis Ketahanan Pangan Provinsi, Ir. Yenita Syaiful, M.Si beserta undangan lainnya saat menyerahkan bantuan bibit. (foto : hasrul/rb)

BENGKULU- Memperingati Hari Pangan Sedunia ke-XXXIX tahun 2019, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu melaksanakan kegiatan kampanye pemanfaatan pekarangan dan konsumsi olahan pangan lokal. Acara dipusatkan di lapangan Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Senin pagi (21/10).  Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Ir. Yenita Syaiful, M.Si mengatakan ada beberapa tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini.  Yakni memenuhi kebutuhan ketersediaan pangan dan gizi rumah tangga menuju swasembada dan kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan. Kemudian meningkatkan kemampuan keluarga dan pekarangan di perkotaan maupun di perdesaan untuk budidaya berbagai jenis tanaman sesuai kebutuhan pangan keluarga.

“Seperti aneka umbi, buah sayuran, tanaman obat keluarga (Toga), pemeliharaan ternak dan ikan sebagai tambahan untuk ketersediaan pangan sumber karbohidrat, vitamin, mineral, protein bagi keluarga padad satu kawasan perumahaan atau warga yang saling berdekatan, pengolahan hasil, serta pengolahan limbah rumah tangga menjadi kompos,” jelas Yenita.

Yenita melanjutkan, untuk tujuan ketiga yakni mengembangkan sumber benih atau bibit untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan pemanfaatan pekarangan dan melakukan pelestarian tanaman pangan lokal untuk msa depan. Keempat, mengembangan kegiatan ekonomi produktif keluarga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat secara mandiri. Kelima, mewujudkan ketahanan pangan sampai tingkat rumah tangga dan menekan biaya pengeluaran dapur rumah tangga sehari-hari. “Keenam, menciptakan peluang usaha atau bisnis usaha kecil menengah (UKM) dan ketujuh adalah meningkatkan kualitas dan kreatifitas dalam bentuk pengolahan kemasan serta penyajian olahan pangan,” bebernya.

LAPORAN : Kadis Ketahanan Pangan Provinsi, Ir. Yenita Syaiful, M.Si saat menyampaikan laporan saat acara. (foto : hasrul/rb)

Ia menambahkan beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam kampanye tersebut diantaranya penyerahan bibit tanaman pekarangan secara simbolis untuk kabupaten Benteng yang memperoleh bantuan pemerintah untuk pemanfaatan pekarangan model kawasan rumah pangan lestari di 9 desa atau KWT. Penyerahan bibit kegiatan peningkatan ketahanan pangan untuk 1 desa, penyerahan lumbung pangan untuk dua gapoktan, pameran olahan lokal, lomba tumpeng dan lomba asah keterampilan tingkat kecamatan Pondok Kelapa.

Tampak hadir Wakil Gubernur Bengkulu, H. Dedi Ermansyah, Asisten I Pemprov, Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Ahmad Tarmizi, staf Ahli Gubernur, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi, Ricky Gunarwan, dan sejumlah pejabat lainnya. Selain itu juga dihadiri pejabat dari Kabupaten Benteng yang diwakili oleh staf ahli bupati, Amirul, serta tamu undangan lainnya.

Wagub Dedy Ermansyah menyampaikan pemanfaatan pekarangan menurutnya adalah langkah strategi yang tepat  untuk memenuhi ketersediaan pangan menuju kemandirian pangan sampai ke tingkat rumah tangga. “Yang pada akhirnya nanti akan menuju ke swasembada pangan. Langka strategis ini harus kita laksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh mengingat kebutuhan pangan kita semakin lama semakin meningkat dan sulit di dapat,” sampai Dedy.

Menurutnya kegiatan pemanfaatan pekarangan untuk mengoptimalkan fungsi pekarangan rumah dan sebagai sumber pangan keluarga serta mendorong konsumsi pangan kearah pola konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman. “ Di wilayah Provinsi Bengkulu sudah ada percontohan pemanfaatan pekarangan baik yang didanai APBN maupun dari dana APBD, yakni kegiatan rumah pangan lestari dan pemanfaatan pekarangan terpadu,” demikian Dedy. (zie)

Berita Lainnya

Tidak Tuntas Tepat Waktu, Kontraktor Pembangunan Alun-alun Taman Berendo Terancam Blacklist

BENGKULU– Mega proyek Pemda Kota yakni pembangunan Alun-alun Berendo senilai Rp 20 miliar terancam putus ...

error: Content is protected !!